Manfaat Terapi Musik untuk Atasi Berbagai Penyakit

Terapi musik menjadi bidang yang saat ini sedang berkembang di kalangan terapis kesehatan. Efek musik yang menenangkan dan menyembuhkan, jika digabungkan dengan pengetahuan terapis musik bersertifikat, akan memberikan dampak luar biasa pada kemajuan kesehatan pasien.

Terapis musik akan memutar bermacam jenis musik untuk menemukan musik yang ideal dan membawa pasien ke sesi rehabilitasi fisik serta meditatif. Mereka juga akan menemukan musik favorit Anda, baik bergenre electro-pop atau musik klasik opera. Bahkan, pada kasus tertentu, pasien diajari cara memainkan alat musik tertentu. Seperti drum, ukulele, atau memutar musik dari iPad.

Manfaat Terapi Musik

Dari hari ke hari, makin banyak penelitian yang membuktikan bahwa terapi musik lebih dari sekadar mencari kesenangan. Terapi musik mampu meningkatkan kondisi kesehatan, hingga kualitas hidup seseorang. Berikut ini adalah beberapa manfaat terapi musik.

1. Menenangkan Pasien Bedah Ringan

Pasien yang sedang menjalani prosedur invasif atau pembedahan ringan seperti operasi lutut, kolonoskopi, dan angiografi jantung, merasa lebih tenang saat mendengarkan musik sebelum pembedahan.

Mereka yang mendengarkan musik di ruang operasi, juga dilaporkan hanya butuh sedikit obat penenang maupun obat penghilang rasa sakit opioid.

2. Membantu Penyembuhan Pasien Stroke

Mendengarkan musik juga dapat membantu pasien yang baru saja sembuh dari penyakit stroke. Cedera otak traumatis atau pemulihan dari stroke kadang membuat pasien sulit berbicara, karena kerusakan otak kiri.

Nah, mendengarkan musik atau bernyanyi dapat melatih otak kanan yang secara bertahap membantu pasien stroke bisa berbicara atau berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

3. Mengurangi Efek Samping Terapi Kanker

Mendengarkan musik juga mampu mengurangi kecemasan yang terkait dengan kemoterapi dan radioterapi. Selain itu, langkah ini juga dapat mengurangi kadar lendir dan muntah bagi pasien yang menjalani kemoterapi. Anak-anak yang menjadi kemoterapi terkadang juga menjadi kurang nafsu makan. Terapi musik yang menyenangkan hati anak-anak, turut menambah nafsu makan dan suasana hatinya.

4. Membantu Meringankan Rasa Sakit

Terapi musik telah diuji pada pasien dengan berbagai jenis rasa sakit, mulai dari yang ringan hingga kronis. Secara keseluruhan, terapi musik menekan rasa sakit, mengurangi jumlah obat yang diperlukan pasien, membantu mengatasi depresi, dan memberi pasien rasa kendali yang lebih baik pada sensasi rasa sakit yang dialaminya.

5. Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Demensia

Pasien demensia seringkali kesulitan menghadapi lingkungan, keluarga, dan dirinya sendiri. Kemampuan mengingat dan daya pikir yang rendah, membuat pasien demensia sering memilih menyendiri atau menarik diri dari lingkungan atau keluarga.

Terapi musik yang utuh dari awal hingga proses akhir, dapat membantu pasien demensia mengingat dan meningkatkan daya memori. Selain itu, musik mampu mengurangi perilaku agresif, membantu menenangkan pasien demensia, dan meningkatkan koordinasi fungsi fisik.

Nah, bagi Anda yang sedang menjalani prosedur perawatan penyakit atau hanya ingin menghilangkan stres dari rutinitas sehari-hari, program terapi musik ini mungkin bisa membantu Anda. Jangan ragu untuk mencoba ya.

Read More