Tips Makan Sehat Saat Liburan

Liburan akhir tahun menjadi saat berkumpul bersama keluarga, berpesta dan menikmati berbagai makanan. Godaan makanan yang menggugah selera akan memudarkan niat diet sehat yang selama ini dijalani. Namun, bagaimana tetap bisa berpegang pada pola makan rendah gula ketika orang lain di sekitar Anda berpesta pora? Berikut ini 5 tips yang bisa membantu Anda:

1. Memantapkan Pola Makan

Anda mungkin tidak bisa menolak undangan pesta dan berbagai jenis makanan yang disajikan. Namun, Anda masih bisa mengatasi tantangan dengan rencana pola makan yang tepat berikut ini.

  • Makanlah pada saat jam makan untuk menjaga kestabilan gula darah.
  • Jika waktu makan berbeda, ambil saja camilan ringan dan nikmati sedikit demi sedikit.
  • Jika Anda sudah mencicipi dessert manis, kurangi karbohidrat (nasi, roti, kentang)
  • Hindari terlalu lapar saat datang ke pesta, yang justru membuat Anda sulit mengendalikan nafsu makan.
  • Jika sulit menahan godaan, pilih sayuran dan buah-buahan untuk menu jam makan selanjutnya.

2. Menjaga Rutinitas

Saat sarapan di hotel, pilih jenis makanan yang rendah gula. Seperti pai labu, salad, teh tawar, kopi pahit, dan batasi konsumsi gula hanya 1-2 sendok setiap hari. Tetap lakukan aktivitas fisik yang ringan yang disesuaikan dengan jadwal liburan. Misalnya, berjalan kaki 10 menit setiap hari.

Jadwalkan waktu bagi diri sendiri alias “me time” untuk tidur siang, berendam air hangat, atau membaca buku. Pada akhirnya, hal ini akan mengembalikan energi Anda di keesokan hari.

3. Mengendalikan Diri saat Prasmanan

Aneka makanan prasmanan bisa membuat gelap mata. Namun, tetap ikuti aturan diet dengan mengambil piring kecil dan menjauh dari meja prasmanan. Mulai dengan menikmati sayuran atau salad untuk mengurangi selera makan. Makan perlahan-lahan, sekitar 20 menit, agar otak menyadari bahwa Anda sudah kenyang.

4. Beri Hadiah untuk Diri Sendiri

Sesekali tidak ada salahnya untuk menghadiahi diri sendiri dengan daftar menu yang paling Anda sukai satu kali seminggu. Anda boleh menikmati makanan manis seperti kue lapis cokelat, brownies, pudding ice cream, pisang bakar keju, dan sebagainya. Makanlah perlahan dan nikmati dalam porsi kecil. Setelah itu, kembali ke pola rencana diet.

5. Berolahraga

Selama liburan Anda mungkin disajikan berbagai makanan oleh keluarga atau dimanjakan menu hotel. Tebus rasa bersalah Anda dengan tetap aktif dan berolahraga secara rutin. Pilih jenis olahraga ringan yang sesuai dengan aktivitas liburan. Misalnya berjalan kaki setelah makan siang, atau yoga di pagi hari.

6. Tidur Nyenyak Setiap malam

Saat merayakan tahun baru, Anda mungkin akan kehilangan waktu beristirahat, termasuk tidur. Akibatnya, Anda pun akan sulit mengendalikan gula darah. Sebab, orang yang kurang tidur cenderung makan lebih banyak dan memilih makanan berlemak atau manis. Oleh karena itu, usahakan tidur maksimal 7-8 jam setiap malam.

Nah, sebelum berangkat berlibur bersama keluarga maupun teman, patut diingat bahwa Anda harus fokus untuk menjalin kebersamaan dan kedekatan dengan orang-orang tercinta. Jika Anda fokus pada hal ini, akan lebih mudah untuk mengalihkan pikiran dari makanan.

Yuk, nikmati liburan dan ingat tips makan sehat di atas ya.

Read More

Nikmati Tidur Nyenyak Saat Pilek dengan 8 Cara Berikut

Batuk-batuk, hidung tersumbat, lendir yang mengganggu, dan kepala pening merupakan tanda-tanda umum pilek. Kondisi tersebut membuat Anda kesulitan untuk tidur nyenyak. Hal-hal tersebut tentu saja sangat mengganggu kualitas tidur dan memperlambat waktu pemulihan. Oleh karena itu, simak 8 tips tidur nyenyak saat pilek di bawah ini untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Mandi Air Hangat

Saat Anda kedinginan, rongga hidung akan dipenuhi lendir yang membuat Anda sulit bernapas. Akibatnya, Anda sulit untuk tidur nyenyak. Para ahli menyatakan bahwa uap air hangat akan membantu membersihkan rongga hidung. Sehingga uap dapat meredakan hidung tersumbat dan memperlancar pernapasan.

Membasahi Tenggorokan

Saat pilek, kebanyakan dari kita akan mengalami sakit tenggorokan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda meminum teh panas, kopi tanpa kafein, dan madu untuk meredakan sakit tenggorokan. Secangkir the atau kopi yang ditambah dengan madu sebelum tidur akan membantu Anda tidur nyenyak saat pilek.

Berkumur dengan Air Garam

Ketika Anda pilek dan mengalami gangguan tidur, Anda bisa mencoba berkumur dengan air garam. Air garam dipercaya dapat menarik lendir, membuat saluran napas lega, dan meredakan sakit tenggorokan.

Selain berkumur, Anda juga bisa menggunakan botol semprot untuk membantu membersihkan lendir di dalam hidung.

Menggunakan Vapor

Cara lain agar dapat tidur nyenyak saat pilek yaitu menggunakan vapor. Anda bisa menggosokkannya ke dada dan leher. Oleskan juga vapor di bawah hidung. Dengan begitu pernapasan akan semakin lega dan mengurangi intensitas batuk, sehingga Anda bisa beristirahat dengan tenang.

Membuat Udara tetap Lembap dan Segar

Humidifier dapat membantu Anda bernapas lebih mudah ketika Anda mengalami demam. Selain itu, humidifier juga akan membuat tenggorokan tidak kering saat tidur, terutama jika Anda mengalami sesak dan harus bernapas melalui mulut.

Mengelola Batuk

Batuk seringkali mengganggu kualitas tidur Anda. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa meminum obat penekan batuk. Obat tersebut akan membantu Anda tidur nyenyak sepanjang malam selama 12 jam. Namun, sebaiknya Anda menghindari dekongestandi malam hari karena dapat mengakibatkan gelisah dan justru akan mengganggu tidur Anda.

Tempat Tidur yang Nyaman

Ketika sedang sakit, tempat tidur yang nyaman, selimut hangat, kamar yang tenang dan gelap akan membantu Anda tidur. Seperti biasa, hindari menonton TV di malam hari, jauhkan dari komputer atau ponsel, dan usahakan untuk tidak minum minuman berkafein setelah jam 3 sore.

Jangan lupa untuk menyimpan secangkir air dingin di samping tempat tidur jika sewaktu-waktu Anda mengalami sakit tenggorokan. Tambahkan juga bantal ekstra sehingga kepala Anda lebih tinggi dari biasanya. Hal tersebut dapat membantu mengurangi tekanan sinus dan membuat Anda lebih mudah untuk bernapas.

Menghirup Uap Sup

Tips terakhir agar tidur nyenyak saat pilek yaitu menghirup uap sup. Uap dari sup ayam merupakan obat rumahan terbaik. Seperti halnya mandi air panas, uap dari sup juga dapat membantu membersihkan rongga hidung dari lendir yang mengganggu pernapasan.

Para ahli memang belum sepenuhnya memahami cara kerja sup ayam sebagai obat. Namun, uap sup ayam dipercaya dapat mengurangi peradangan di saluran udara bagian atas.

Read More

9 Alasan Mengapa Bela Diri Bermanfaat untuk Anak-Anak

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang sangat bagus untuk anak-anak. Namun, anak-anak dengan masalah konsentrasi dan perhatian dapat mengalami kesulitan untuk menemukan olahraga yang cocok untuk mereka. Tidak hanya itu, mereka mungkin tidak memiliki keterampilan sosial atau fisik cenderung sulit untuk berpartisipasi dalam tim. Di sisi lain, anak-anak yang mungkin tidak memiliki kemampuan koordinasi yang baik akan menghadapi hambatan pada kegiatan seperti balet.

Namun, jangan khawatir, bela diri dapat menjadi jawaban atas masalah Anda dalam mencari aktivitas fisik positif untuk anak. Pasalnya, banyak orangtua yang menemukan bahwa seni bela diri adalah pilihan yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Bahkan, ada banyak alasan yang menjadikan seni bela diri sebagai sarana perbaikan yang tepat untuk anak-anak dengan masalah belajar dan fokus. Berikut ini sembilan alasan mengapa bela diri tepat untuk anak yang memiliki masalah belajar dan fokus.


1. Bela Diri Fokus pada Perkembangan Individu, Bukan pada Kompetisi Tim

Kebanyakan anak-anak yang memiliki masalah belajar dan fokus harus berjuang dengan tekanan karena harus bersaing dengan anak-anak lain. Itulah sebabnya olahraga tradisional tidak lagi menarik bagi mereka. Tetapi dalam seni bela diri, fokusnya adalah pada perbaikan dan pengembangan diri. Anak tidak akan terbebani pada kegagalan tim dan lebih fokus pada diri sendiri.

2. Bela Diri Memiliki Tujuan yang Konkret dan Dapat Dicapai

Beberapa anak dengan masalah belajar dan fokus mungkin merasa bahwa mereka tidak pernah “memenangkan” apa pun. Dalam seni bela diri, anak-anak bekerja dengan kecepatan, kekuatan, dan kapabilitas mereka sendiri. Mereka diberi sabuk berwarna berbeda setiap kali mencapai tingkat keterampilan baru. Ini dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri dan membuat mereka semakin termotivasi.

3. Rutinitas Bela Diri Dapat Diatur dan Dikelola dengan Kemampuan Masing-masing

Teknik atau pola dalam seni bela diri dapat memiliki lusinan gerakan yang berbeda. Anak-anak akan belajar secara bertahap, mengulangi, dan menambahkan langkah-langkah saat mereka sudah menguasainya satu per satu. Mereka belajar untuk mengantisipasi langkah apa yang akan terjadi selanjutnya dan akhirnya menggabungkan semuanya ke dalam gerakan yang luwes. Dengan kata lain, latihan ini dapat memberikan arti sebuah latihan pada anak, tetapi dengan cara yang mungkin dapat dikendalikan oleh diri mereka sendiri.

4. Bela diri Menekankan Pemahaman Mengenai Pengendalian Diri dan Konsentrasi

Fokus dan perhatian merupakan kunci keberhasilan dari sebuah bela diri. Anak-anak harus tetap fokus untuk belajar dan berlatih. Ketika fokus anak hilang, instruktur akan sering meminta mereka untuk mengambil posisi siap awal. Dengan memulai pada posisi siap ini, anak akan mampu mengatur ulang dan mempersiapkan diri untuk gerakan dan teknik selanjutnya.

5. Bela Diri Melatih Anak dalam Koordinasi

Gerakan bela diri berulang yang disengaja dapat membantu anak-anak mengembangkan refleks dan respons yang lebih baik untuk tubuh mereka. Hal ini tentu akan dapat berguna untuk anak-anak yang kesulitan dengan keterampilan motorik. Selain itu, cara ini juga dapat membantu beberapa anak memahami fokus pengendalian kekuatan pikiran atas tubuh, khususnya bagi anak-anak dengan ADHD.

6. Bela Diri Menekankan pada Struktur dan Keteraturan yang Jelas untuk Perilaku

Instruktur bela diri yang baik akan menjalankan aturan yang jelas dalam upaya melatih dan memperkuat anak-anak. Mereka juga menekankan perilaku yang baik di dalam dan di luar kelas. Sebagian pelatih bahkan menggunakan laporan sikap dan perilaku anak yang juga akan dipantau oleh orangtua.

7. Bela Diri Menjadi Saluran Positif bagi Anak dengan Kelebihan Energi

Anda tidak perlu khawatir anak akan menjadi keras dan kasar dengan mengikuti bela diri. Sebab, seni bela diri tidak mengajarkan anak tentang perilaku kekerasan. Para instruktur juga akan menekankan bahwa perkelahian adalah pilihan terakhir dari setiap konflik. Nyatanya, aktivitas menendang dan memukul pada bela diri akan memungkinkan anak-anak untuk menyalurkan frustrasi atau kemarahan ke arah positif. Dengan kata lain, anak akan belajar cara pengendalian diri.

8. Bela Diri Membiasakan Anak untuk Menghargai dan Bersahabat dengan Orang Lain

Rasa hormat adalah nilai yang banyak ditekankan dalam seni bela diri. Anak diharapkan untuk mampu memberikan rasa hormat dan menghargai para instruktur dan rekan-rekan mereka. Bahkan, anak-anak juga akan diajarkan untuk saling mendukung dan memotivasi satu sama lain.

9. Bela Diri Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Anak-anak dengan masalah belajar dan fokus sering dapat merasa canggung dan sulit bergabung dalam lingkungan sosial. Namun, dengan bergabung pada pelatihan bela diri, anak akan merasakan kepercayaan diri yang meningkat diantara teman-temannya. Bahkan, ia akan semakin bangga dengan dirinya, khususnya saat menggunakan perlengkapan bela dirinya.

Read More

Batuk Asma, Jenis Asma Tanpa Gejala Sesak Napas yang Harus Anda Ketahui

Asma merupakan sebuah penyakit alergi yang ditandai dengan adanya gangguan pada saluran napas. Gejala umum yang muncul antara lain adalah sesak napas, napas yang disertai suara mengi, batuk, tetapi tanpa disertai demam. Meskipun kebanyakan asma memunculkan gejala sesak napas dan suara mengi, ada pula tipe asma yang tidak menunjukkan gejala tersebut. Tipe asma ini biasa disebut dengan sebutan cough-variant asthma atau batuk asma.

Apa itu Batuk Asma?
Asma varian batuk adalah jenis asma di mana gejala utamanya adalah batuk kering tidak produktif, yaitu batuk yang tidak mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan. Orang dengan asma varian batuk sering tidak memiliki gejala asma “klasik”, seperti mengi atau sesak napas.

Asma varian batuk kadang-kadang disebut batuk kronis untuk menggambarkan batuk yang telah berlangsung lebih dari enam hingga delapan minggu. Batuk dengan asma dapat terjadi pada siang hari atau malam hari. Jika Anda mendapati gejala asma varian batuk di malam hari, tidur Anda dapat terganggu sehingga sulit untuk dapat nyenyak beristirahat. Batuk dapat meningkat ketika mereka terpapar dengan pemicu asma atau zat penyebab alergi seperti debu, wewangian yang kuat, atau ketika Anda berada di tempat berudara dingin.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Batuk Asma?
Siapa saja dapat berisiko mengalami batuk asma, tetapi anak-anak memiliki risiko yang cukup tinggi untuk mengalaminya. Perlu Anda ketahui juga bahwa jenis batuk asma ini juga dapat berkembang menjadi asma “klasik” dengan gejala yang meliputi sesak napas dan mengi.

Apa Penyebab Batuk Asma?
Seperti asma “klasik”, tidak ada penyebab pasti untuk batuk asma. Namun, batuk dapat dimulai setelah orang terpapar dengan alergen atau saat mereka menghirup udara dingin. Batuk asma juga dapat mengakibatkan adanya masalah pada infeksi saluran pernapasan bagian atas. Itulah sebabnya sinusitis dengan asma umum terjadi.

Bagaimana Batuk Asma Didiagnosis?
Asma varian batuk agak sulit untuk dapat didiagnosis karena batuk merupakan satu-satunya gejala yang muncul. Selain itu, batuk itu sendiri mungkin tampak seperti gejala bronkitis atau batuk akibat lendir dari rongga hidung.

Saat memeriksa, penyedia perawatan kesehatan akan mengajukan pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda dan akan memeriksa serta mendengarkan aliran napas Anda. Namun, pada orang dengan asma varian batuk, biasanya akan didapatkan hasil pemeriksaan fisik, rontgen dada, dan spirometri yang normal. Spirometri dilakukan dengan mengukur seberapa banyak udara yang dapat Anda hembuskan setelah terlebih dahulu menarik napas dalam-dalam, serta seberapa cepat Anda dapat mengosongkan paru-paru Anda. Tes asma ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut spirometer untuk melakukan pengukuran.

Cara lain yang kerap dilakukan para penyedia layanan kesehatan untuk mendiagnosis asma varian batuk adalah dengan mengobati batuk dengan obat asma. Jika batuk membaik dengan pengobatan, Anda akan didiagnosis dengan batuk asma.

Bagaimana Batuk Asma Diobati?
Asma jenis batuk diobati dengan cara yang sama seperti perawatan asma pada umumnya. Anda mungkin akan diberi inhaler asma dengan albuterol, ipratropium, dan/atau steroid inhalasi (agen antiinflamasi). Anda akan mendapatkan proses penyembuhan dan pemulihan gejala asma secara bertahap selama enam hingga delapan minggu.

Read More