15 Tips Ampuh Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Masalah pencernaan merupakan salah satu kondisi kesehatan yang paling banyak mengganggu kegiatan dan aktivitas harian. Mulai dari sakit perut, diare, sembelit dan beragam keluhan kesehatan pencernaan lain menjadi sesuatu yang sulit diatasi. Padahal, ada banyak cara untuk dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, seperti cara-cara di bawah ini.

1. Lengkapi Kebutuhan Serat Tubuh
Untuk mendapatkan 20-35 gram serat yang dibutuhkan tubuh Anda setiap hari, perbanyak asupan serat dari tumbuh-tumbuhan seperti buah ceri, anggur, paprika, kacang-kacangan, biji-bijian, serta kacang-kacangan. Makanan-makanan ini dapat membantu pencernaan agar bekerja dengan lebih baik. Beragam masalah pencernaan seperti diare dan sembelit akan teratasi. Ditambah juga dapat mempersehat jantung dan gula darah Anda. Makanan berserat tinggi dapat membuat kenyang tanpa harus makan banyak.

2. Permen Karet untuk Atasi Perut Mulas
Mengunyah dapat memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi air liur, yang berperan dalam menyeimbangkan asam penyebab perut mulas. Namun, perhatikan rasa dari permen karet yang Anda pilih, peppermint atau spearmint dapat mengiritasi organ pencernaan. Jadi pilihlah rasa lain. Namun, hindari cara ini jika banyak menelan udara akan membuat Anda bersendawa dan merasa kembung.

3. Turunkan Berat Badan untuk Pencernaan Sehat
Menurunkan berat badan, khususnya pada area sekitar perut, dapat meringankan ketidaknyamanan pada organ pencernaan dengan keluhan mulas dan perut bergas. Konsultasikan pada dokter tips untuk menurunkan berat badan dengan kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh dan lakukan latihan fisik.

4. Kurangi Porsi Makan
Cara yang bagus untuk membantu mencegah gangguan pencernaan, seperti kembung, mulas, dan masalah kesehatan pencernaan lainnya adalah dengan makan dengan porsi yang lebih kecil tetapi sering. Selain itu, pastikan untuk tidak terburu-buru saat makan.

5. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Cairan memiliki peran besar dalam membantu tubuh membuang kotoran sisa makanan dan menjaga kerja organ pencernaan tetap teratur. Anda dapat memperbanyak minum air putih, jus, teh, dan minuman lainnya. Cairan ini juga dapat dikonsumsi dalam bentuk makanan seperti buah semangka. Akan lebih baik jika Anda melakukan konsultasi pada dokter untuk mengetahui seberapa banyak cairan tubuh yang harus Anda konsumsi setiap harinya. Tanyakan pula sumber cairan terbaik yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan metabolisme tubuh.

6. Latihan Fisik dan Olahraga untuk Kesehatan Pencernaan
Olahraga dapat membantu mengatasi sebagian besar masalah pencernaan ringan, mulai dari kembung hingga sembelit. Aktivitas fisik ini berperan besar dalam mengoptimalkan kerja sistem pencernaan tubuh dengan menggerakkan hingga mengeluarkan kotoran. Latihan fisik juga membantu seseorang untuk meredakan stres yang dapat memicu banyak masalah pencernaan.

7. Konsumsi Probiotik
Probiotik adalah bakteri “baik” yang dapat membantu sistem pencernaan dalam mengolah makanan. Probiotik terdapat dalam beberapa yogurt, jus, makanan ringan, dan suplemen. Penelitian menunjukkan bahwa asupan probiotik dapat membantu seseorang yang mengalami diare, sindrom iritasi usus besar (IBS), atau penyakit radang usus (IBD).

8. Kurangi Stres dan Perbanyak Relaksasi

Pernah mengalami sakit perut karena saraf? Otak dan sistem pencernaan Anda terhubung. Stres dapat memperburuk masalah seperti IBS dan bisul. Jadikan prioritas untuk menjadi aktif, cukup tidur, bermeditasi, dan santai.


9. Perhatikan Pola Makan

Pola makan yang sehat dan teratur merupakan kunci untuk mendapatkan pencernaan yang sehat. Anda dapat mencari tahu makanan apa yang berbahaya dan tidak cocok dengan tubuh Anda. Pastikan untuk membatasi asupan dari makanan tersebut. Sebaliknya, cari asupan makanan lain yang sehat dan memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi tubuh. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan berminyak, berlemak, minuman berkafein dan alkohol. Pastikan untuk perbanyak asupan serat yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

10. Tinggalkan Kebiasaan Merokok
Merokok dapat mengakibatkan katup di ujung kerongkongan (pipa yang mengalirkan makanan dari mulut ke perut) menjadi lemah. Kondisi ini dapat menyebabkan refluks asam sehingga perut bergejolak dan mulas. Bahkan, merokok juga berisiko tinggi menyebabkan kanker.

11. Kurangi Asupan Alkohol

Jika Anda merupakan peminum alkohol, batasi dan kurangi jumlah minum per harinya. Terlalu banyak minum alkohol dapat menyebabkan sakit maag, diare, masalah hati, dan kanker kerongkongan.

12. Perhatikan Kebersihan Makanan dan Alat Makan
Tidak ada yang ingin mengalami keracunan makanan yang biasa terjadi akibat bakteri dan virus dengan gejala diare, mual, dan muntah. Untuk menghindarinya pastikan untuk menjaga agar tetap bersih disertai dengan penyimpanan yang tepat. Tidak hanya itu, alat makan dan alat masak juga harus diperhatikan kebersihannya. Pisahkan peralatan dan talenan yang berbeda saat akan menyiapkan buah atau sayuran dengan saat akan mengolah daging mentah. Pastikan pula semua produk susu yang Anda akan konsumsi telah dipasteurisasi.

Read More

Makanan yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan Gigi

Di samping menyikat gigi, terdapat asupan yang bisa membuat senyum cemerlang dan gusi sehat. Sejumlah nutrisi, termasuk vitamin C, vitamin D, dan kalsium, menunjang kesehatan mulut. Di samping itu, penting untuk membatasi makanan ringan. Ngemil membuat liur terganggu. Padahal, liur berfungsi membersihkan sisa makanan yang bisa merusak gigi, terganggu. “Jika makan terus menerus, gigi selalu terekspos zat-zat perusak,” kata Anthony Iacopino, dekat Fakultas Kedokteran Gigi University of Manitoba, Kanada.

Menurut Iacopino, cara terbaik mencegah gigi berlubang adalah membatasi aktivitas makan tiga kali sehari. Jika sulit menahan keinginan ngemil, pilih makanan ringan yang tidak menyebabkan gigi keropos. Hindari makanan dan minuman berikut ini, yang bisa menyebaban gigi keropos.

Yang Harus Dihindari

  • Minuman bergula:
    Bakteri di mulut memecah gula sederhana dan memproduksi zat asam, yang bisa mengikis email–lapisan luar pelindung gigi. Akibatnya, terjadi lubang pada gigi. Hampir semua minuman kemasan mengandung gula sederhana. “Minuman bergula dapat meningkatkan kadar zat asam dalam waktu lama,” kata Steven Schonfeld, juru bicara Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat. Soft drink berefek lebih buruk karena karbonasinya meningkatkan keasaman jauh lebih tinggi.

  • Permen dan makanan ringan manis:
    Hampir semua permen terbuat dari gula, yang memicu peningkatan zat asam bakteri di mulut. Permen yang lengket dan kenyal memiliki ancaman lebih besar, karena menempel di gigi.

  • Tepung:
    Tepung, termasuk di roti dan pasta, juga meningkatkan kadar keasaman bakteri di mulut. Semakin banyak proses yang dialami tepung tersebut, semakin besar pula dampaknya kepada zat asam.

  • Sereal dengan kandungan gula:
    Makanan seperti sereal sarapan siap saji dan berbagai makanan olahan lain banyak mengandung tepung dan gula. Kombinasi tepung dan gula berbahaya, karena bisa menyangkut pada plak di sela-sela gigi.

  • Kopi, teh, dan anggur merah:
    Ketiga minuman ini meningkatkan keasaman mulut dan membahayakan email. Terlebih, kopi, teh, dan anggur merah dinikmati secara perlahan sehingga proses perusakan gigi berlangsung dalam waktu panjang. Ketiga minuman ini juga meninggalkan noda pada gigi.

Yang Harus Dikonsumsi

  • Air putih:
    Penghilang dahaga terbaik ini juga menjadi pilihan terbaik bagi gigi. Air bisa membersihkan mulut dari bakteri perusak gigi.

  • Minuman tanpa gula:
    Jika terlanjur menyukai minuman manis, pilih yang bebas gula (sugar-free).

  • Permen karet tanpa gula:
    Mengunyah permen karet meningkatkan produksi air liur atau saliva. Air liur akan menetralisir zat asam dan melindungi email. Ingat, pilih permen karet yang bebas gula.

  • Keluarga jeruk:
    Jeruk bisa meningkatkan produksi saliva. Sejumlah penelitian menyebutkan jeruk, jeruk nipis, lemon, dan lainnya berdampak positif bagi gigi, karena mengandung banyak air dan membantu membersihkan mulut dari bakteri.

  • Susu dan keju:
    Susu dan keju menjaga kesehatan gigi melalui beberapa cara. Pertama, memicu produksi air liur. Kedua, protein, kalsium, dan fosfor yang terkandung dalam susu dan keju, menjadi tameng bagi email dari ancaman bakteri. Ketiga, nutrisinya memperkuat mineral di permukaan gigi.

  • Ikan dan biji rami:
    Omega-3 merupakan nutrisi yang paling ampuh mengatasi peradangan, termasuk peradangan yang ditimbulkan bakteri pada gusi. “Orang yang banyak mengonsumsi omega-3 terbukti lebih tahan terhadap peradangan dan infeksi, termasuk radang gusi,” kata Iacopino. Omega-3 banyak terdapat pada ikan, minyak ikan, dan biji rami, atau flaxseed.

  • Cokelat:
    Ini kabar baik bagi penggemar cokelat. Tidak seperti pandangan konvesional bahwa cokelat merusak gigi, cokelat justru baik untuk kesehatan gigi. Kandungan pada cokelat dapat meredam peradangan gusi dan melindungi gigi dari pengeroposan. Dark chocolate merupakan pilihan terbaik, karena memiliki kandungan gula rendah. Meski demikian, milk chocolate yang mengandung gula tetap terbukti tidak meningkatkan risiko gigi berlubang, dibandingkan snack lain.
Read More

Manfaat Terapi Musik untuk Atasi Berbagai Penyakit

Terapi musik menjadi bidang yang saat ini sedang berkembang di kalangan terapis kesehatan. Efek musik yang menenangkan dan menyembuhkan, jika digabungkan dengan pengetahuan terapis musik bersertifikat, akan memberikan dampak luar biasa pada kemajuan kesehatan pasien.

Terapis musik akan memutar bermacam jenis musik untuk menemukan musik yang ideal dan membawa pasien ke sesi rehabilitasi fisik serta meditatif. Mereka juga akan menemukan musik favorit Anda, baik bergenre electro-pop atau musik klasik opera. Bahkan, pada kasus tertentu, pasien diajari cara memainkan alat musik tertentu. Seperti drum, ukulele, atau memutar musik dari iPad.

Manfaat Terapi Musik

Dari hari ke hari, makin banyak penelitian yang membuktikan bahwa terapi musik lebih dari sekadar mencari kesenangan. Terapi musik mampu meningkatkan kondisi kesehatan, hingga kualitas hidup seseorang. Berikut ini adalah beberapa manfaat terapi musik.

1. Menenangkan Pasien Bedah Ringan

Pasien yang sedang menjalani prosedur invasif atau pembedahan ringan seperti operasi lutut, kolonoskopi, dan angiografi jantung, merasa lebih tenang saat mendengarkan musik sebelum pembedahan.

Mereka yang mendengarkan musik di ruang operasi, juga dilaporkan hanya butuh sedikit obat penenang maupun obat penghilang rasa sakit opioid.

2. Membantu Penyembuhan Pasien Stroke

Mendengarkan musik juga dapat membantu pasien yang baru saja sembuh dari penyakit stroke. Cedera otak traumatis atau pemulihan dari stroke kadang membuat pasien sulit berbicara, karena kerusakan otak kiri.

Nah, mendengarkan musik atau bernyanyi dapat melatih otak kanan yang secara bertahap membantu pasien stroke bisa berbicara atau berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

3. Mengurangi Efek Samping Terapi Kanker

Mendengarkan musik juga mampu mengurangi kecemasan yang terkait dengan kemoterapi dan radioterapi. Selain itu, langkah ini juga dapat mengurangi kadar lendir dan muntah bagi pasien yang menjalani kemoterapi. Anak-anak yang menjadi kemoterapi terkadang juga menjadi kurang nafsu makan. Terapi musik yang menyenangkan hati anak-anak, turut menambah nafsu makan dan suasana hatinya.

4. Membantu Meringankan Rasa Sakit

Terapi musik telah diuji pada pasien dengan berbagai jenis rasa sakit, mulai dari yang ringan hingga kronis. Secara keseluruhan, terapi musik menekan rasa sakit, mengurangi jumlah obat yang diperlukan pasien, membantu mengatasi depresi, dan memberi pasien rasa kendali yang lebih baik pada sensasi rasa sakit yang dialaminya.

5. Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Demensia

Pasien demensia seringkali kesulitan menghadapi lingkungan, keluarga, dan dirinya sendiri. Kemampuan mengingat dan daya pikir yang rendah, membuat pasien demensia sering memilih menyendiri atau menarik diri dari lingkungan atau keluarga.

Terapi musik yang utuh dari awal hingga proses akhir, dapat membantu pasien demensia mengingat dan meningkatkan daya memori. Selain itu, musik mampu mengurangi perilaku agresif, membantu menenangkan pasien demensia, dan meningkatkan koordinasi fungsi fisik.

Nah, bagi Anda yang sedang menjalani prosedur perawatan penyakit atau hanya ingin menghilangkan stres dari rutinitas sehari-hari, program terapi musik ini mungkin bisa membantu Anda. Jangan ragu untuk mencoba ya.

Read More

Ketahui Hal-hal Ini Agar Anak Berenang dengan Aman

Berenang bisa menjadi kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain melatih kekuatan otot tubuh, pelajaran berenang juga bermanfaat untuk membantu anak bergerak aktif dalam air, dan mencegah bahaya tenggelam.

Anak-anak tidak perlu mahir berbagai macam gaya renang. Bisa naik ke permukaan, mengapung dan berenang, sudah lebih dari cukup untuk menyelamatkan anak dari bahaya tenggelam. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diketahui orangtua tentang pelajaran berenang untuk anak:

1. Usia Minimal 4 Tahun

Meski tampaknya bayi bisa berenang, sebenarnya kemampuan kognitif anak untuk belajar berenang baru berkembang setelah usia 4 tahun. Pada usia ini, anak mampu mendengarkan, mengikuti petunjuk dan mengingat yang sudah dipelajari.

Akan tetapi, mengajarkan cara berenang kepada balita juga akan bermanfaat untuk mencegah kecelakaan karena tenggelam atau jatuh ke dalam air. Anda dapat mengajari anak cara kembali ke tepi kolam.

2. Mengutamakan Keamanan

Kolam renang atau pantai tempat anak belajar berenang harus aman. Orangtua harus memastikannya sendiri. Selain itu, pastikan kebersihan kolam dan sarana yang ada. Minta bantuan petugas kolam renang atau penjaga pantai untuk turut mengawasi dan menandai daerah yang dalam, agar keselamatan anak senantiasa terjaga.

3. Pengawasan Instruktur

Instruktur atau pelatih renang harus mengantongi sertifikasi yang meyakinkan dari lembaga terkait. Jumlah antara pelatih dan siswa harus seimbang, agar semua anak yang berenang dapat diawasi dengan baik.

Pelatihan harus sesuai dengan kurikulum dan menyesuaikan kemampuan anak. Secara umum, anak harus dibiasakan terlebih dahulu dengan air. Pastikan instruktur menyiapkan penilaian serta rencana kurikulum yang jelas dari awal berlatih hingga mahir berenang.

4. Memberikan Pelampung

Pelampung dapat membantu anak-anak belajar berenang. Anak juga lebih percaya diri dan aman saat diperkenalkan ke kolam renang. Pelampung ini akan membantu posisi anak mendapatkan posisi yang tepat, sehingga anak tidak terlalu takut saat pertama kali belajar berenang. Seiring meningkatnya tahap metode pembelajaran, anak bisa dibiasakan secara bertahap untuk tidak tergantung pada pelampung.

5. Membantu Anak yang Takut Air

Tak jarang, anak-anak berhenti belajar berenang karena takut tenggelam. Kondisi ini sangat normal. Jangan paksa anak. Sebab, pemaksaan hanya semakin membuat anak enggan belajar berenang. Orangtua dan pelatih bisa mengajari anak secara bertahap, dengan sugesti pikiran yang positif.

Meskipun anak sudah bisa berenang, risiko tenggelam tetap ada. Anak pun bisa mengalami kram, kelelahan, terperangkap, tersangkut atau terjebak arus. Bahkan, kondisi ini juga dialami oleh para perenang profesional.

Jadi, selama pelajaran berenang di kolam renang, sangat penting untuk selalu mengawasi anak-anak. Pastikan anak menggunakan pelampung atau life jacket.

Read More

Tips Makan Sehat Saat Liburan

Liburan akhir tahun menjadi saat berkumpul bersama keluarga, berpesta dan menikmati berbagai makanan. Godaan makanan yang menggugah selera akan memudarkan niat diet sehat yang selama ini dijalani. Namun, bagaimana tetap bisa berpegang pada pola makan rendah gula ketika orang lain di sekitar Anda berpesta pora? Berikut ini 5 tips yang bisa membantu Anda:

1. Memantapkan Pola Makan

Anda mungkin tidak bisa menolak undangan pesta dan berbagai jenis makanan yang disajikan. Namun, Anda masih bisa mengatasi tantangan dengan rencana pola makan yang tepat berikut ini.

  • Makanlah pada saat jam makan untuk menjaga kestabilan gula darah.
  • Jika waktu makan berbeda, ambil saja camilan ringan dan nikmati sedikit demi sedikit.
  • Jika Anda sudah mencicipi dessert manis, kurangi karbohidrat (nasi, roti, kentang)
  • Hindari terlalu lapar saat datang ke pesta, yang justru membuat Anda sulit mengendalikan nafsu makan.
  • Jika sulit menahan godaan, pilih sayuran dan buah-buahan untuk menu jam makan selanjutnya.

2. Menjaga Rutinitas

Saat sarapan di hotel, pilih jenis makanan yang rendah gula. Seperti pai labu, salad, teh tawar, kopi pahit, dan batasi konsumsi gula hanya 1-2 sendok setiap hari. Tetap lakukan aktivitas fisik yang ringan yang disesuaikan dengan jadwal liburan. Misalnya, berjalan kaki 10 menit setiap hari.

Jadwalkan waktu bagi diri sendiri alias “me time” untuk tidur siang, berendam air hangat, atau membaca buku. Pada akhirnya, hal ini akan mengembalikan energi Anda di keesokan hari.

3. Mengendalikan Diri saat Prasmanan

Aneka makanan prasmanan bisa membuat gelap mata. Namun, tetap ikuti aturan diet dengan mengambil piring kecil dan menjauh dari meja prasmanan. Mulai dengan menikmati sayuran atau salad untuk mengurangi selera makan. Makan perlahan-lahan, sekitar 20 menit, agar otak menyadari bahwa Anda sudah kenyang.

4. Beri Hadiah untuk Diri Sendiri

Sesekali tidak ada salahnya untuk menghadiahi diri sendiri dengan daftar menu yang paling Anda sukai satu kali seminggu. Anda boleh menikmati makanan manis seperti kue lapis cokelat, brownies, pudding ice cream, pisang bakar keju, dan sebagainya. Makanlah perlahan dan nikmati dalam porsi kecil. Setelah itu, kembali ke pola rencana diet.

5. Berolahraga

Selama liburan Anda mungkin disajikan berbagai makanan oleh keluarga atau dimanjakan menu hotel. Tebus rasa bersalah Anda dengan tetap aktif dan berolahraga secara rutin. Pilih jenis olahraga ringan yang sesuai dengan aktivitas liburan. Misalnya berjalan kaki setelah makan siang, atau yoga di pagi hari.

6. Tidur Nyenyak Setiap malam

Saat merayakan tahun baru, Anda mungkin akan kehilangan waktu beristirahat, termasuk tidur. Akibatnya, Anda pun akan sulit mengendalikan gula darah. Sebab, orang yang kurang tidur cenderung makan lebih banyak dan memilih makanan berlemak atau manis. Oleh karena itu, usahakan tidur maksimal 7-8 jam setiap malam.

Nah, sebelum berangkat berlibur bersama keluarga maupun teman, patut diingat bahwa Anda harus fokus untuk menjalin kebersamaan dan kedekatan dengan orang-orang tercinta. Jika Anda fokus pada hal ini, akan lebih mudah untuk mengalihkan pikiran dari makanan.

Yuk, nikmati liburan dan ingat tips makan sehat di atas ya.

Read More

Nikmati Tidur Nyenyak Saat Pilek dengan 8 Cara Berikut

Batuk-batuk, hidung tersumbat, lendir yang mengganggu, dan kepala pening merupakan tanda-tanda umum pilek. Kondisi tersebut membuat Anda kesulitan untuk tidur nyenyak. Hal-hal tersebut tentu saja sangat mengganggu kualitas tidur dan memperlambat waktu pemulihan. Oleh karena itu, simak 8 tips tidur nyenyak saat pilek di bawah ini untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Mandi Air Hangat

Saat Anda kedinginan, rongga hidung akan dipenuhi lendir yang membuat Anda sulit bernapas. Akibatnya, Anda sulit untuk tidur nyenyak. Para ahli menyatakan bahwa uap air hangat akan membantu membersihkan rongga hidung. Sehingga uap dapat meredakan hidung tersumbat dan memperlancar pernapasan.

Membasahi Tenggorokan

Saat pilek, kebanyakan dari kita akan mengalami sakit tenggorokan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda meminum teh panas, kopi tanpa kafein, dan madu untuk meredakan sakit tenggorokan. Secangkir the atau kopi yang ditambah dengan madu sebelum tidur akan membantu Anda tidur nyenyak saat pilek.

Berkumur dengan Air Garam

Ketika Anda pilek dan mengalami gangguan tidur, Anda bisa mencoba berkumur dengan air garam. Air garam dipercaya dapat menarik lendir, membuat saluran napas lega, dan meredakan sakit tenggorokan.

Selain berkumur, Anda juga bisa menggunakan botol semprot untuk membantu membersihkan lendir di dalam hidung.

Menggunakan Vapor

Cara lain agar dapat tidur nyenyak saat pilek yaitu menggunakan vapor. Anda bisa menggosokkannya ke dada dan leher. Oleskan juga vapor di bawah hidung. Dengan begitu pernapasan akan semakin lega dan mengurangi intensitas batuk, sehingga Anda bisa beristirahat dengan tenang.

Membuat Udara tetap Lembap dan Segar

Humidifier dapat membantu Anda bernapas lebih mudah ketika Anda mengalami demam. Selain itu, humidifier juga akan membuat tenggorokan tidak kering saat tidur, terutama jika Anda mengalami sesak dan harus bernapas melalui mulut.

Mengelola Batuk

Batuk seringkali mengganggu kualitas tidur Anda. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa meminum obat penekan batuk. Obat tersebut akan membantu Anda tidur nyenyak sepanjang malam selama 12 jam. Namun, sebaiknya Anda menghindari dekongestandi malam hari karena dapat mengakibatkan gelisah dan justru akan mengganggu tidur Anda.

Tempat Tidur yang Nyaman

Ketika sedang sakit, tempat tidur yang nyaman, selimut hangat, kamar yang tenang dan gelap akan membantu Anda tidur. Seperti biasa, hindari menonton TV di malam hari, jauhkan dari komputer atau ponsel, dan usahakan untuk tidak minum minuman berkafein setelah jam 3 sore.

Jangan lupa untuk menyimpan secangkir air dingin di samping tempat tidur jika sewaktu-waktu Anda mengalami sakit tenggorokan. Tambahkan juga bantal ekstra sehingga kepala Anda lebih tinggi dari biasanya. Hal tersebut dapat membantu mengurangi tekanan sinus dan membuat Anda lebih mudah untuk bernapas.

Menghirup Uap Sup

Tips terakhir agar tidur nyenyak saat pilek yaitu menghirup uap sup. Uap dari sup ayam merupakan obat rumahan terbaik. Seperti halnya mandi air panas, uap dari sup juga dapat membantu membersihkan rongga hidung dari lendir yang mengganggu pernapasan.

Para ahli memang belum sepenuhnya memahami cara kerja sup ayam sebagai obat. Namun, uap sup ayam dipercaya dapat mengurangi peradangan di saluran udara bagian atas.

Read More

9 Alasan Mengapa Bela Diri Bermanfaat untuk Anak-Anak

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang sangat bagus untuk anak-anak. Namun, anak-anak dengan masalah konsentrasi dan perhatian dapat mengalami kesulitan untuk menemukan olahraga yang cocok untuk mereka. Tidak hanya itu, mereka mungkin tidak memiliki keterampilan sosial atau fisik cenderung sulit untuk berpartisipasi dalam tim. Di sisi lain, anak-anak yang mungkin tidak memiliki kemampuan koordinasi yang baik akan menghadapi hambatan pada kegiatan seperti balet.

Namun, jangan khawatir, bela diri dapat menjadi jawaban atas masalah Anda dalam mencari aktivitas fisik positif untuk anak. Pasalnya, banyak orangtua yang menemukan bahwa seni bela diri adalah pilihan yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Bahkan, ada banyak alasan yang menjadikan seni bela diri sebagai sarana perbaikan yang tepat untuk anak-anak dengan masalah belajar dan fokus. Berikut ini sembilan alasan mengapa bela diri tepat untuk anak yang memiliki masalah belajar dan fokus.


1. Bela Diri Fokus pada Perkembangan Individu, Bukan pada Kompetisi Tim

Kebanyakan anak-anak yang memiliki masalah belajar dan fokus harus berjuang dengan tekanan karena harus bersaing dengan anak-anak lain. Itulah sebabnya olahraga tradisional tidak lagi menarik bagi mereka. Tetapi dalam seni bela diri, fokusnya adalah pada perbaikan dan pengembangan diri. Anak tidak akan terbebani pada kegagalan tim dan lebih fokus pada diri sendiri.

2. Bela Diri Memiliki Tujuan yang Konkret dan Dapat Dicapai

Beberapa anak dengan masalah belajar dan fokus mungkin merasa bahwa mereka tidak pernah “memenangkan” apa pun. Dalam seni bela diri, anak-anak bekerja dengan kecepatan, kekuatan, dan kapabilitas mereka sendiri. Mereka diberi sabuk berwarna berbeda setiap kali mencapai tingkat keterampilan baru. Ini dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri dan membuat mereka semakin termotivasi.

3. Rutinitas Bela Diri Dapat Diatur dan Dikelola dengan Kemampuan Masing-masing

Teknik atau pola dalam seni bela diri dapat memiliki lusinan gerakan yang berbeda. Anak-anak akan belajar secara bertahap, mengulangi, dan menambahkan langkah-langkah saat mereka sudah menguasainya satu per satu. Mereka belajar untuk mengantisipasi langkah apa yang akan terjadi selanjutnya dan akhirnya menggabungkan semuanya ke dalam gerakan yang luwes. Dengan kata lain, latihan ini dapat memberikan arti sebuah latihan pada anak, tetapi dengan cara yang mungkin dapat dikendalikan oleh diri mereka sendiri.

4. Bela diri Menekankan Pemahaman Mengenai Pengendalian Diri dan Konsentrasi

Fokus dan perhatian merupakan kunci keberhasilan dari sebuah bela diri. Anak-anak harus tetap fokus untuk belajar dan berlatih. Ketika fokus anak hilang, instruktur akan sering meminta mereka untuk mengambil posisi siap awal. Dengan memulai pada posisi siap ini, anak akan mampu mengatur ulang dan mempersiapkan diri untuk gerakan dan teknik selanjutnya.

5. Bela Diri Melatih Anak dalam Koordinasi

Gerakan bela diri berulang yang disengaja dapat membantu anak-anak mengembangkan refleks dan respons yang lebih baik untuk tubuh mereka. Hal ini tentu akan dapat berguna untuk anak-anak yang kesulitan dengan keterampilan motorik. Selain itu, cara ini juga dapat membantu beberapa anak memahami fokus pengendalian kekuatan pikiran atas tubuh, khususnya bagi anak-anak dengan ADHD.

6. Bela Diri Menekankan pada Struktur dan Keteraturan yang Jelas untuk Perilaku

Instruktur bela diri yang baik akan menjalankan aturan yang jelas dalam upaya melatih dan memperkuat anak-anak. Mereka juga menekankan perilaku yang baik di dalam dan di luar kelas. Sebagian pelatih bahkan menggunakan laporan sikap dan perilaku anak yang juga akan dipantau oleh orangtua.

7. Bela Diri Menjadi Saluran Positif bagi Anak dengan Kelebihan Energi

Anda tidak perlu khawatir anak akan menjadi keras dan kasar dengan mengikuti bela diri. Sebab, seni bela diri tidak mengajarkan anak tentang perilaku kekerasan. Para instruktur juga akan menekankan bahwa perkelahian adalah pilihan terakhir dari setiap konflik. Nyatanya, aktivitas menendang dan memukul pada bela diri akan memungkinkan anak-anak untuk menyalurkan frustrasi atau kemarahan ke arah positif. Dengan kata lain, anak akan belajar cara pengendalian diri.

8. Bela Diri Membiasakan Anak untuk Menghargai dan Bersahabat dengan Orang Lain

Rasa hormat adalah nilai yang banyak ditekankan dalam seni bela diri. Anak diharapkan untuk mampu memberikan rasa hormat dan menghargai para instruktur dan rekan-rekan mereka. Bahkan, anak-anak juga akan diajarkan untuk saling mendukung dan memotivasi satu sama lain.

9. Bela Diri Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Anak-anak dengan masalah belajar dan fokus sering dapat merasa canggung dan sulit bergabung dalam lingkungan sosial. Namun, dengan bergabung pada pelatihan bela diri, anak akan merasakan kepercayaan diri yang meningkat diantara teman-temannya. Bahkan, ia akan semakin bangga dengan dirinya, khususnya saat menggunakan perlengkapan bela dirinya.

Read More

Batuk Asma, Jenis Asma Tanpa Gejala Sesak Napas yang Harus Anda Ketahui

Asma merupakan sebuah penyakit alergi yang ditandai dengan adanya gangguan pada saluran napas. Gejala umum yang muncul antara lain adalah sesak napas, napas yang disertai suara mengi, batuk, tetapi tanpa disertai demam. Meskipun kebanyakan asma memunculkan gejala sesak napas dan suara mengi, ada pula tipe asma yang tidak menunjukkan gejala tersebut. Tipe asma ini biasa disebut dengan sebutan cough-variant asthma atau batuk asma.

Apa itu Batuk Asma?
Asma varian batuk adalah jenis asma di mana gejala utamanya adalah batuk kering tidak produktif, yaitu batuk yang tidak mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan. Orang dengan asma varian batuk sering tidak memiliki gejala asma “klasik”, seperti mengi atau sesak napas.

Asma varian batuk kadang-kadang disebut batuk kronis untuk menggambarkan batuk yang telah berlangsung lebih dari enam hingga delapan minggu. Batuk dengan asma dapat terjadi pada siang hari atau malam hari. Jika Anda mendapati gejala asma varian batuk di malam hari, tidur Anda dapat terganggu sehingga sulit untuk dapat nyenyak beristirahat. Batuk dapat meningkat ketika mereka terpapar dengan pemicu asma atau zat penyebab alergi seperti debu, wewangian yang kuat, atau ketika Anda berada di tempat berudara dingin.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Batuk Asma?
Siapa saja dapat berisiko mengalami batuk asma, tetapi anak-anak memiliki risiko yang cukup tinggi untuk mengalaminya. Perlu Anda ketahui juga bahwa jenis batuk asma ini juga dapat berkembang menjadi asma “klasik” dengan gejala yang meliputi sesak napas dan mengi.

Apa Penyebab Batuk Asma?
Seperti asma “klasik”, tidak ada penyebab pasti untuk batuk asma. Namun, batuk dapat dimulai setelah orang terpapar dengan alergen atau saat mereka menghirup udara dingin. Batuk asma juga dapat mengakibatkan adanya masalah pada infeksi saluran pernapasan bagian atas. Itulah sebabnya sinusitis dengan asma umum terjadi.

Bagaimana Batuk Asma Didiagnosis?
Asma varian batuk agak sulit untuk dapat didiagnosis karena batuk merupakan satu-satunya gejala yang muncul. Selain itu, batuk itu sendiri mungkin tampak seperti gejala bronkitis atau batuk akibat lendir dari rongga hidung.

Saat memeriksa, penyedia perawatan kesehatan akan mengajukan pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda dan akan memeriksa serta mendengarkan aliran napas Anda. Namun, pada orang dengan asma varian batuk, biasanya akan didapatkan hasil pemeriksaan fisik, rontgen dada, dan spirometri yang normal. Spirometri dilakukan dengan mengukur seberapa banyak udara yang dapat Anda hembuskan setelah terlebih dahulu menarik napas dalam-dalam, serta seberapa cepat Anda dapat mengosongkan paru-paru Anda. Tes asma ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut spirometer untuk melakukan pengukuran.

Cara lain yang kerap dilakukan para penyedia layanan kesehatan untuk mendiagnosis asma varian batuk adalah dengan mengobati batuk dengan obat asma. Jika batuk membaik dengan pengobatan, Anda akan didiagnosis dengan batuk asma.

Bagaimana Batuk Asma Diobati?
Asma jenis batuk diobati dengan cara yang sama seperti perawatan asma pada umumnya. Anda mungkin akan diberi inhaler asma dengan albuterol, ipratropium, dan/atau steroid inhalasi (agen antiinflamasi). Anda akan mendapatkan proses penyembuhan dan pemulihan gejala asma secara bertahap selama enam hingga delapan minggu.

Read More