Penyakit

Bisakah Anak-Anak Terserang Ulkus Kornea?

Mata terdiri dari begitu banyak organ atau bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Satu sama lain “bekerja” sesuai dengan fungsinya dan saling berkaitan sehingga kita bisa melihat. Salah satu bagian penting dari mata adalah kornea. Masalahnya, kornea bisa terserang berbagai gangguan kesehatan, salah satunya ulkus kornea.

Ulkus dapat dimengerti sebagai sebuah luka di permukaan selaput lendir. Karena kornea juga merupakan selaput, ada kemungkinan ia juga terkena ulkus. Dengan begitu dapat dipahami bahwa ulkus kornea adalah luka terbuka pada bagian kornea mata.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, selama mereka memiliki faktor risiko. Ada banyak kemungkinan di balik terjadinya ulkus kornea. Biasanya dipicu oleh suatu keadaan trauma benda asing.

Anak-anak yang masih belum memiliki kontrol yang matang terhadap dirinya berisiko besar mengalami kejadian-kejadian yang bisa menyebabkan terjadinya luka, seperti tertusuk sesuatu atau kemasukan benda asing lain.

Kondisi akan berkembang menjadi ulkus kornea jika trauma atau luka itu tidak tak tertangani dengan cepat dan tepat. Keterlambatan penanganan akan menyebabkan mikroorganisme masuk ke dalam kornea sehingga terjadi infeksi atau peradangan.

Selain itu, beberapa kondisi kesehatan lain yang terjadi di mata juga dapat berujung pada kondisi ulkus kornea, seperti acanthamoeba keratitis; herpes simplex keratitis, atau keratitis jamur. Biasanya anak-anak atau orang yang mulai mengalami kondisi ulkus kornea akan merasakan gatal di matanya. Selain itu, mata memerah dan berair atau beberapa gejala fisik lain menjadi gejala dari kondisi yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan penglihatannya tersebut.

  • Apa yang Bisa Orang Tua Lakukan pada Kondisi Ulkus Kornea Anak?

Orang tua harus waspada dan sigap ketika anak mulai mengalami beberapa gejala ulkus kornea. Ketika gejala seperti yang telah disebutkan di atas dirasakan oleh anak, pastikan mereka tidak menggaruk atau mengucek bagian matanya karena justru dapat memperparah gejalanya.

Terkadang anak merasa pandangan matanya kabur dan beberapa di antaranya disertai munculnya bintik putih pada bagian kornea. Mata yang terasa sakit juga menjadi tanda yang harus dijadikan peringatan bagi para orang tua. Jika anak sudah mengeluhkan kondisi matanya lebih sensitif terhadap cahaya atau fotofobia, sebaiknya segera cari pertolongan medis.

Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan ulkus kornea pada anak, seperti pemeriksaan mata menggunakan mikroskop khusus untuk mata. Ketika anak dicurigai mengalami ulkus kornea, pemeriksaan secara biopsi juga umum dilakukan untuk memastikan penyebab ulkus kornea.

Tidak ada salahnya untuk melakukan perawatan terlebih dulu terhadap kondisi mata anak agar ulkus kornea yang dialami tidak semakin bertambah parah. Sebaiknya ajak anak untuk menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan untuk menghindari infeksi atau peradangan bertambah parah.

Ulkus kornea memang memerlukan penatalaksanaan yang tepat dan cepat untuk mencegah perluasan ulkus, karena kemungkinan kondisi mata penderita ulkus kornea tergantung pada tingkat keparahan, cepat lambatnya mendapat pengobatan, jenis dari mikroorganisme penyebab infeksi, hingga ada tidaknya komplikasi yang timbul.

  • Upaya Pencegahan Ulkus Kornea pada Anak

Seperti kata orang bijak bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati, jauh lebih penting bagi orang tua untuk mengetahui apa-apa saja yang bisa diupayakan agar anak terhindar dari ulkus kornea.

Orang tua hanya perlu mengenali berbagai kemungkinan penyebab dan berusaha menjaga agar anak tak mengalami luka di bagian mata. Selain itu, asupan nutrisi yang baik dan cukup untuk mata, seperti vitamin A, juga perlu diperhatikan.

Anak yang tidak mendapatkan cukup asupan vitamin A jauh lebih rentan terserang ulkus kornea ketimbang mereka yang mendapatkan asupan vitamin A dengan baik. Selain itu, memenuhi kebutuhan nutrisi serta gizi anak juga penting untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuhnya secara keseluruhan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*