Hindari Makanan Ini untuk Jaga Kualitas Kandungan ASI

ASI memiliki peran yang penting bagi pertumbuhan bayi. Untuk memberikan nutrisi bagi bayi, ibu perlu menjaga kualitas kandungan ASI dengan mengatur pola hidup sehat. Kesalahan dalam mengonsumsi makanan atau diet yang tidak tepat bisa berdampak pada kualitas ASI yang dikonsumsi oleh bayi.

Makanan yang harus dihindari selama menyusui

Pada masa menyusui, ibu dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori dan makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan. Meski begitu, ibu tetap harus memilih buah dan sayuran yang tepat bagi kualitas ASI.

Untuk menjaga kualitas kandungan ASI, ibu sebaiknya menghindari makanan berjenis:

  • Ikan dan seafood

Pada dasarnya, makanan laut sepert ikan kaya akan omega 3 dan cocok menjadi sumber protein. Akan tetapi, sebagian besar makanan laut memiliki kandungan merkuri yang sangat tinggi. Kandungan tersebut memiliki dampak berbahaya bagi pertumbuhan anak-anak dan bayi.

Bayi yang mengonsumsi ASI dengan kandungan merkuri lebih mungkin mengalami hambatan pada masa pertumbuhan. Kandungan tersebut akan menyerang sistem saraf pusat bayi dan berdampak pada kognisi, keterampilan motor halus, dan kemampuan berbahasa pada bayi.

Secara khusus, jenis ikan dengan kadar merkuri sangat tinggi antara lain ikan tuna, ikan hiu, makerel, dan ikan todak.

  • Alkohol dan kafein

Selama menyusui, ibu dianjurkan untuk menjauhkan diri dari alkohol. Biasanya, satu kali konsumsi alkohol memerlukan waktu dua hingga tiga jam untuk benar-benar terlarut dan tidak tercampur di dalam kandungan ASI. Kadar alkohol yang terlalu tinggi akan mengurangi 20% kualitas kandungan dalam ASI.

Selain itu, ibu menyusui juga harus membatasi konsumsi kafein setiap harinya. Sebaiknya, konsumsi kafein tidak dilakukan lebih dari 2-3 gelas per hari. Kandungan kafein yang tercampur dalam ASI akan mempengaruhi bayi dan membuat bayi mengalami gangguan saat tidur.

Kandungan kafein tidak hanya diperoleh dari kopi, tapi juga teh, minuman bersoda, dan cokelat. Oleh sebab itu, hindari mengonsumsi hal-hal ini selama masa menyusui demi menjaga kualitas kandungan ASI bagi bayi.

  • Suplemen herbal dan rempah-rempah

Beberapa jenis rempah-rempah dapat memiliki dampak negatif bagi ASI apabila dikonsumsi selama masa menyusui. Rempah-rempah yang terkandung dalam suplemen herbal juga bisa memberikan efek yang sama dengan rempah-rempah yang dikonsumsi secara langsung.

Secara khusus, rempah-rempah dalam teh sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Sebagian suplemen herbal juga mungkin mengandung zat-zat yang berbahaya bagi bayi. Oleh sebab itu, konsumsi suplemen herbal dan rempah-rempah harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis kandungan terlebih dahulu.

  • Makanan olahan

Makanan olahan umumnya memiliki kandungan kalori dan lemak tidak sehat yang tinggi, namun rendah akan serat, vitamin, mineral, dan mineral. Untuk itu, konsumsi makanan olahan sangat tidak dianjurkan bagi ibu menyusui.

Demi menjaga kualitas kandungan ASI, penting bagi ibu untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Hal itu bisa dilakukan dengan lebih banyak mengonsumsi makanan yang dimasak sendiri di rumah.

Konsumsi lemak dan gula berlebih selama masa menyusui akan berdampak pada kebiasaan makan anak nantinya. Bayi yang mengonsumsi ASI dengan kandungan lemak dan gula tinggi lebih mungkin untuk mengalami obesitas seiring bertambahnya usia.

Itulan makanan-makanan yang perlu dihindari oleh ibu menyusui demi menjaga kualitas kandungan ASI. Masa menyusui adalah masa yang krusial, sehingga ibu harus memastikan kesehatan diri dan bayi. Konsultasikan pada dokter untuk memastikan jenis-jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama masa menyusui.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*