Ini 5 Alasan Mengapa Seseorang Mudah Marah

Saat seseorang mudah marah atau memiliki anger issue, cenderung menjadi lebih sulit untuk mengendalikan kemarahannya. Ketika marah, sangat besar kemungkinan melakukan atau mengatakan sesuatu yang disesali kemudian hari. Kemarahan yang tidak terkendali ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik.

Ada banyak hal yang bisa memicu seseorang menjadi mudah marah, mulai dari stres berlebih yang dialaminya, masalah keluarga, hingga masalah finansial. Bahkan, ada juga yang mudah marah karena masalah seperti ketergantungan pada alkohol atau depresi. Untuk bisa mencari cara meredakan anger issue, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab seseorang mudah marah, diantaranya:

  • Depresi

Mudah marah bisa menjadi indikasi seseorang mengalami depresi. Biasanya, juga disertai dengan rasa sedih terus menurus hingga kehilangan minat terhadap hal yang sebelumnya disukai. Kondisi ini bisa berlangsung hingga dua minggu, bergantung pada tingkat depresi yang dialaminya. Anda juga perlu perhatikan jika depresi sudah menyebabkan seseorang merasakan suicidal thought atau menyakiti diri sendiri. Jika ini sudah terjadi, perlu pendampingan dari orang terdekat dan penanganan dari profesional.

  • Obsessive compulsive disorder

Obsessive compulsive disorder atau OCD adalah rasa cemas berlebih sehingga membuat penderitanya terus menerus melakukan hal secara repetitif. Dipikirannya, kerap muncul pikiran yang mengganggu atau tidak diinginkan. Salah satu gejala yang paling umum dari OCD adalah seseorang mudah marah. Bahkan ini bisa terjadi pada separuh orang dengan OCD. Rasa marah dapat muncul karena ketidakmampuan mengendalikan pikiran dan tindakan repetitif.

  • Ketergantungan dengan alkohol

Bahaya dari alkohol tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental seseorang, namun juga menyebabkan seseorang menjadi mudah marah. Bahkan, ketergantungan pada alkohol ini juga dapat membuat seseorang tidak bisa berpikir jernih dan sulit mengambil keputusan rasional. Ditambah saat muncul emosi seperti kemarahan, akan semakin sulit untuk mengendalikannya.

  • Attention deficit hyperactivity disorder

Attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD adalah gangguan perkembangan saraf yang membuat seseorang tidak bisa fokus, hiperaktif, atau kerap bertindak impulsif. Gejalanya bisa terlihat sejak kecil dan terus ada hingga tumbuh dewasa. Mudah marah atau emosi tidak stabil juga kerap dialami orang dengan ADHD. Gejala lainnya seperti sulit fokus, tidak bisa beristirahat dengan tenang, hingga tidak bisa mengelola waktu secara optimal.

  • Kepribadian ganda

Kepribadian ganda atau bipolar disorder bisa menyebabkan mood swing. Perubahan mood pada orang dengan kepribadian ganda juga bisa berupa fase mania dan depresi. Saat berada di fase depresi, orang dengan kepribadian ganda bisa menjadi lebih mudah marah.

Ketika seseorang memiliki anger issueada gejala fisik dan emosi yang muncul. Bagi orang normal, sangat wajar merasa marah karena ini termasuk salah satu bentuk emosi yang sehat. Namun ketika sudah dirasa mengganggu, perasaan mudah marah harus dikenali gejalanya seperti tekanan darah meningkat, detak jantung lebih cepat, sensasi gatal di tubuh, dan otot menjadi tegang. Selain ciri-ciri fisik di atas, anger issue juga memunculkan gejala emosi. Hal ini bisa terjadi sebelum, saat atau sesudah merasa marah.

Read More
Kesehatan Mental

Siapkan Psikologis sebagai Kiat Sukses Hadapi New Normal

Setelah melewati masa-masa yang berat beberapa bulan belakangan lantaran pandemi covid-19, setiap sendi kehidupan di bumi ini mulai berjuang untuk bangkit. Semua bersiap untuk memulai kembali kehidupan yang sempat “terhenti”. Namun, apa yang terjadi itu memaksa kita untuk menjalani apa yang disebut dengan “new normal”.

New normal merupakan istilah untuk menggambarkan sebuah keadaan baru yang akan kita jalani ke depan. Mau tidak mau, suka tidak suka, semuanya harus kita terima sebagai bagian dari kehidupan kita.

Mungkin, perubahan tersebut akan membuat kita gagap, bingung, dan sebagainya. Termasuk juga mempengaruhi kondisi mental dan psikologis kita. Akan tetapi, kita harus tetap melangkah, apa pun yang terjadi. Oleh karena itu, tanamkan beberapa hal di bawah ini agar kita bisa sukses memasuki dan hidup di sebuah era yang disebut new normal:

  • Tetap Menjaga dan Menjalin Komunikasi 

Rasa kecewa dan frustasi adalah hal yang tak bisa dihindari di tengah situasi saat ini. Oleh karena itu, disarankan agar kita tetap terhubung dengan orang lain. Pasalnya, seseorang bisa dengan mudah terbawa emosi negatif, lantaran kerap memiliki perasaan terisolasi dan kesepian. 

Cobalah untuk mengomunikasikan apa yang kita rasakan kepada teman atau keluarga. Cara ini akan membantu kita agar tidak lagi merasa sendiri. Hal yang sama juga berlaku dalam dunia kerja. Agar pekerjaan tetap lancar, kita juga harus memiliki komunikasi yang lancar dengan atasan dan rekan kerja kita. Dengan cara ini, kita bisa mendiskusikan dan mencari solusi dari hambatan-hambatan pekerjaan yang kita alami di “kehidupan yang baru” ini.

  • Segera Berdamai dengan Keadaan 

Salah satu bagian terpenting agar sukses beradaptasi dengan new normal adalah menerima kenyataan bahwa hal ini juga baru bagi semua orang. Meski ada rasa kecewa atau frustasi yang kita rasakan, disarankan agar kita tetap berusaha untuk melewati proses adaptasi ini dengan mempertahankan rutinitas harian. 

Kenyataannya, memang ada banyak hal di luar kendali dan tidak biasa, tetapi kita tetap harus bisa mempertahankan rutinitas harian, seperti mengerjakan tugas-tugas yang bisa kita selesaikan untuk tetap mendapat dan menjaga pencapaian nyata.

  • Kelola dan Pertahankan Keseimbangan Emosi 

Memang sulit menyeimbangkan emosi ketika kita harus beradaptasi dengan situasi baru. Namun, keseimbangan emosi sangat diperlukan agar kita tetap tenang di tengah situasi yang penuh dengan ketidakpastian. 

Selain itu, keseimbangan emosi juga turut menentukan kesehatan fisik kita. Untuk mencapai keseimbangan emosi, yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi perasaan kita tanpa melakukan penghakiman. 

Perasaan sedih, kecewa, atau bahkan marah sekalipun normal terjadi. Namun, yang perlu kita lakukan adalah menerima perasaan itu tanpa ada penyesalan atau menyalahkan diri sendiri.

  • Fokus Tatap dan Jalani Hari Ini 

Situasi pandemi berpotensi membuat kita selalu membayangkan hal buruk akan masa depan dan menyesali apa yang seharusnya kita lakukan di masa lalu. Kondisi itu membuat manusia sangat sulit untuk fokus pada masa kini karena banyak orang memiliki spekulasi dan ketakutan tentang apa yang akan terjadi di hari esok. 

Menurutnya, terlalu memikirkan apa yang belum terjadi hanya akan membuat seseorang sulit beradaptasi dengan keadaan dan tidak bisa fokus pada hal-hal yang harusnya bisa dikerjakan pada saat ini. 

Tanamkan di dalam diri bahwa biarkan segala sesuatunya terjadi. Hal yang perlu kita lakukan dalah fokus pada masa kini dan mengerjakan apa yang harus kita selesaikan agar mendapatkan hasil yang baik pada masa mendatang

Beberapa “manipulasi” psikologis di atas bisa Anda coba agar tetap waras di tengah kondisi dan situasi yang tak menentu ini. Menghadapi sesuatu yang baru atau tidak pernah terjadi sebelumnya memanglah berat. Namun, bukan berarti kenyataan itu dapat dijadikan alasan untuk takut menghadapi new normal yang mungkin tengah dan akan kita jalani nantinya.

Read More

Keuntungan dari Kebiasaan Pillow Talk Sebelum Tidur

Sesibuk-sibuknya Anda dan pasangan menghadapi hari, cobalah untuk selalu melakukan pillow talk sebelum tidur. Selain bisa saling bertukar cerita tentang aktivitas seharian ini, pillow talk ini berguna untuk membangun koneksi kalian berdua.

Berkomunikasi di dalam suatu hubungan itu penting. Jadi, coba luangkanlah waktu. Sebagai informasi, pillow talk merupakan percakapan yang Anda lakukan dengan pasangan yang didasari dengan sebuah keseimbangan, antara berbagi dan menikmati ketenangan.

Kedua hal itu, pada gilirannya bisa membuat romansa tetap hidup walau telah bertahun-tahun hidup bersama. Dengan pillow talk, Anda dapat membangun keintiman yang lebih kuat dengan orang yang Anda cintai.

Benefit yang Bisa Anda dan Pasangan Dapat dari Pillow Talk

Dalam praktiknya, jenis pembicaraan ini memiliki berbagai manfaat yang dapat membuat Anda dan pasangan senang dan puas. Pillow talk mendorong pasangan Anda untuk membuka diri tanpa batasan apa pun, begitupun sebaliknya. Anda dan pasangan bisa tetap merasa aman dan didengarkan.

Menghabiskan waktu di tempat tidur berbicara satu sama lain juga berarti Anda belajar tentang satu sama lain, yang mengarah ke pemahaman yang lebih besar. Pillow talk  juga memiliki jaminan untuk menjaga kestabilan hubungan.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dan dapat dimengerti sebelum Anda melakukan pillow talk. Dengan mengetahui beberapa hal penting soal pillow talk, diharapkan aktivitas ini akan memberikan manfaatnya, yakni meningkatkan komunikasi dan keintiman Anda serta membuat waktu yang Anda lalui bersama pasangan menjadi lebih berharga.

  • Belajar untuk Saling Mendengarkan Satu Sama Lain

Pillow talk merupakan cara untuk menjaga keseimbangan antara belajar mengerti dan mendengarkan satu sama lain. Karena itu, Anda dapat menjalani peran ganda, sebagai pendengar yang baik sekaligus pencerita yang ulung.

  • Mulailah Pembicaraan Ini

Pillow talk adalah waktu yang tepat untuk membicarakan hal-hal yang mungkin Anda lewatkan karena jadwal keseharian Anda yang sibuk. Nah, ini adalah waktu yang tepat untuk mengingat saat-saat tak terlupakan yang telah Anda habiskan bersama.

Mulailah pembicaraan dari mengenang masa lalu dan sejauh mana Anda telah melewatinya bersama pasangan. Mungkin, setelah itu bisa mulai beranjak ke hal-hal soal mimpi masa depan yang bisa membuat Anda dan pasangan bergairah sekaligus bersemangat ke depannya. Setelah itu jangan lupa berbagi hal-hal yang Anda dan pasangan Anda sukai satu sama lain.

  • Jangan Lakukan Ini!

Pillow talk telah dijadikan sebagai sarana untuk meyakinkan pasangan Anda bahwa mereka dicintai dan dirawat dengan kasih sayang Anda. Namun, ada beberapa topik yang harus Anda hindari untuk dibicarakan pada momen ini.

Sebab beberapa pembahasan mungkin bisa saja menghambat momen sakral kalian. Anda harus menghindari topik yang berat atau yang dapat memancing pertengkaran. Ingat, pillow talk ini seharusnya menjadi momen-momen menyenangkan, alih-alih mengkritik mereka atau mengemukakan masalah yang sedang berlangsung.

  • Buang Jauh-Jauh Gawai Anda Berdua

Pillow talk bisa memberikan manfaat yang diharapkan hanya ketika Anda dan pasangan fokus satu sama lain. Apa pun yang dapat mengalihkan fokus kalian, hindarkanlah. Utamanya ponsel atau gawai Anda. Tak dimungkiri jika saat ini ponsel telah berubah menjadi “musuh dalam selimut” dalam hubungan sosial antarmanusia.

Senadainya salah satu dari kalian fokus ke gawai saat melakukan pillow talk, salah satu dari kalian mungkin akan merasa tidak dihargai. Pillow talk memberi tahu pasangan Anda bahwa Anda mencintainya melalui gerakan dan berbagi pikiran. Seberapa sering Anda melakukan pillow talk, maka Anda akan membuat perbedaan dalam hubungan Anda.

***

Apa yang ada di balik pillow talk memang tentang komunikasi dan kejujuran. Pada saat-saat keintiman inilah kalian bisa saling mengungkapkan informasi lebih dalam, yang dulunya tidak pernah diungkapkan. Pillow talk bisa membawa kalian menjelajahi area hubungan yang dulunya terkunci dan tertutup begitu rapat.

Read More