Hidup Sehat

Lakukan Cara Ini agar Tidak Ada Rasa Iri Hati

Apakah Anda sering kali merasa tidak bahagia atau tidak puas setelah melihat pencapaian orang lain? Rasa iri hati dapat muncul kapan saja dan seringnya datang tanpa Anda sadari. Rasa ini sebenarnya merupakan perasaan alami dan manusiawi. Namun, jika tidak diolah, rasa iri hati tersebut dapat menjadi penyakit terhadap kesehatan mental dan membawa kerugian pada diri sendiri.

rasa iri hati

Cara agar tidak ada rasa hati

Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengolah rasa iri hati, sehingga Anda tetap dapat mendapat kedamaian tanpa terus-terusan merasa tidak puas dan mengasihani diri.

  • Berhenti sementara dari segala aktivitas di media sosial (digital detox)

Jika Anda merasa tidak puas dan tidak bahagia selepas melihat postingan kolega atau teman Anda di sosial media, kemungkinan besar rasa iri hati yang Anda rasakan bersumber dari aktivitas Anda tersebut. Berhenti sementara dari segala aktivitas di media sosial, terlepas dari platform apa pun yang Anda gunakan (digital detox), dapat mengurangi rasa iri hati dan khawatir tersebut.

Lakukan digital detox secara bertahap, seperti dimulai dengan mengurangi durasi penggunaan media sosial atau menyaring kembali siapa saja yang Anda inginkan untuk terhubung di media sosial Anda.

  • Berhenti membandingkan

Sering kali rasa iri hati dimulai dari perasaan tidak puas ketika membandingkan apa yang dimiliki oleh diri sendiri dengan kehidupan orang lain. Memang terkesan lebih mudah untuk diucapkan, dibanding untuk dipraktikkan. Namun, mengolah rasa iri hati ini penting untuk dilakukan.

Anda dapat terus mengingatkan bahwa rezeki tiap individu pada dasarnya berbeda-beda, begitu pula dengan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Orang yang Anda pikir memiliki kenyamanan lebih dari kondisi Anda, tentu juga memiliki masalah sebagaimana manusia biasanya pada umumnya. Melatih diri untuk dapat lebih pandai dalam bersyukur juga penting untuk dilakukan.

  • Lebih banyak berbagi

Menolong dan berbagi dengan orang lain dapat memicu perasaan bahagia. Tidak hanya harta, namun Anda dapat juga berbagi kemampuan, talenta, tenaga, dan waktu Anda untuk orang lain. Dengan rutin berbagi, pikiran Anda akan lebih disibukkan dengan bagaimana memaksimalkan manfaat yang Anda akan berikan pada sesama, sehingga kemungkinan munculnya rasa iri hati dapat dihindari.

  • Jadikan rasa iri hati sebagai motivasi

Rasa iri hati dapat Anda olah menjadi sesuatu yang konstruktif, sehingga Anda akan termotivasi untuk melakukan hal yang lebih. Meski begitu, rasa iri hati ini tidak boleh mendominasi perasaan dan pemikiran Anda, sehingga menjadi pikiran yang obsesif dan negatif.

Anda dapat memberi jeda pada diri sendiri dengan membuat rencana yang realistis untuk Anda capai. Sebagai contoh, jika Anda merasa iri pada teman Anda yang badannya terlihat lebih bugar dan sehat, latihlah kemampuan fisik Anda secara bertahap dan terapkan pola hidup sehat, mulai dari aktivitas yang mudah, seperti mengonsumsi smoothies setiap pagi.

  • Kenali diri Anda lebih baik

Rasa iri hati muncul, karena Anda merasa kurang akan kemampuan dan kualitas dalam diri Anda. Dengan mengenali diri Anda lebih baik lagi, Anda akan menemukan kelebihan diri sendiri. Temukan suatu hal yang dapat membuat Anda produktif dan bahagia ketika mengerjakannya. Latih kemampuan tersebut secara rutin hingga Anda menjadi ahli dalam bidang yang Anda geluti tersebut.

Tags: 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*