Makanan yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan Gigi

Di samping menyikat gigi, terdapat asupan yang bisa membuat senyum cemerlang dan gusi sehat. Sejumlah nutrisi, termasuk vitamin C, vitamin D, dan kalsium, menunjang kesehatan mulut. Di samping itu, penting untuk membatasi makanan ringan. Ngemil membuat liur terganggu. Padahal, liur berfungsi membersihkan sisa makanan yang bisa merusak gigi, terganggu. “Jika makan terus menerus, gigi selalu terekspos zat-zat perusak,” kata Anthony Iacopino, dekat Fakultas Kedokteran Gigi University of Manitoba, Kanada.

Menurut Iacopino, cara terbaik mencegah gigi berlubang adalah membatasi aktivitas makan tiga kali sehari. Jika sulit menahan keinginan ngemil, pilih makanan ringan yang tidak menyebabkan gigi keropos. Hindari makanan dan minuman berikut ini, yang bisa menyebaban gigi keropos.

Yang Harus Dihindari

  • Minuman bergula:
    Bakteri di mulut memecah gula sederhana dan memproduksi zat asam, yang bisa mengikis email–lapisan luar pelindung gigi. Akibatnya, terjadi lubang pada gigi. Hampir semua minuman kemasan mengandung gula sederhana. “Minuman bergula dapat meningkatkan kadar zat asam dalam waktu lama,” kata Steven Schonfeld, juru bicara Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat. Soft drink berefek lebih buruk karena karbonasinya meningkatkan keasaman jauh lebih tinggi.

  • Permen dan makanan ringan manis:
    Hampir semua permen terbuat dari gula, yang memicu peningkatan zat asam bakteri di mulut. Permen yang lengket dan kenyal memiliki ancaman lebih besar, karena menempel di gigi.

  • Tepung:
    Tepung, termasuk di roti dan pasta, juga meningkatkan kadar keasaman bakteri di mulut. Semakin banyak proses yang dialami tepung tersebut, semakin besar pula dampaknya kepada zat asam.

  • Sereal dengan kandungan gula:
    Makanan seperti sereal sarapan siap saji dan berbagai makanan olahan lain banyak mengandung tepung dan gula. Kombinasi tepung dan gula berbahaya, karena bisa menyangkut pada plak di sela-sela gigi.

  • Kopi, teh, dan anggur merah:
    Ketiga minuman ini meningkatkan keasaman mulut dan membahayakan email. Terlebih, kopi, teh, dan anggur merah dinikmati secara perlahan sehingga proses perusakan gigi berlangsung dalam waktu panjang. Ketiga minuman ini juga meninggalkan noda pada gigi.

Yang Harus Dikonsumsi

  • Air putih:
    Penghilang dahaga terbaik ini juga menjadi pilihan terbaik bagi gigi. Air bisa membersihkan mulut dari bakteri perusak gigi.

  • Minuman tanpa gula:
    Jika terlanjur menyukai minuman manis, pilih yang bebas gula (sugar-free).

  • Permen karet tanpa gula:
    Mengunyah permen karet meningkatkan produksi air liur atau saliva. Air liur akan menetralisir zat asam dan melindungi email. Ingat, pilih permen karet yang bebas gula.

  • Keluarga jeruk:
    Jeruk bisa meningkatkan produksi saliva. Sejumlah penelitian menyebutkan jeruk, jeruk nipis, lemon, dan lainnya berdampak positif bagi gigi, karena mengandung banyak air dan membantu membersihkan mulut dari bakteri.

  • Susu dan keju:
    Susu dan keju menjaga kesehatan gigi melalui beberapa cara. Pertama, memicu produksi air liur. Kedua, protein, kalsium, dan fosfor yang terkandung dalam susu dan keju, menjadi tameng bagi email dari ancaman bakteri. Ketiga, nutrisinya memperkuat mineral di permukaan gigi.

  • Ikan dan biji rami:
    Omega-3 merupakan nutrisi yang paling ampuh mengatasi peradangan, termasuk peradangan yang ditimbulkan bakteri pada gusi. “Orang yang banyak mengonsumsi omega-3 terbukti lebih tahan terhadap peradangan dan infeksi, termasuk radang gusi,” kata Iacopino. Omega-3 banyak terdapat pada ikan, minyak ikan, dan biji rami, atau flaxseed.

  • Cokelat:
    Ini kabar baik bagi penggemar cokelat. Tidak seperti pandangan konvesional bahwa cokelat merusak gigi, cokelat justru baik untuk kesehatan gigi. Kandungan pada cokelat dapat meredam peradangan gusi dan melindungi gigi dari pengeroposan. Dark chocolate merupakan pilihan terbaik, karena memiliki kandungan gula rendah. Meski demikian, milk chocolate yang mengandung gula tetap terbukti tidak meningkatkan risiko gigi berlubang, dibandingkan snack lain.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*