Mengapa Anus Gatal Terjadi?

Anus gatal, atau dikenal dengan istilah pruritus ani, merupakan sebuah gejala umum dari berbagai macam kondisi kesehatan. Kebanyakan kasus anus gatal dapat diobati di rumah tanpa perlu kunjungan ke dokter. Penyebab anus gatal biasanya berhubungan dengan gangguan medis kulit ataupun internal. Anus gatal yang disebabkan karena masalah kulit biasanya dikarenakan oleh atopi dermatitis (salah satu bentuk eksim), gesekan berlebih pada daerah anus, paparan terhadap parfum atau perwarna pada tissue toilet dan sabun, penggunaan tissue toilet yang tidak tepat setelah buang air besar, dan psoriasis. Sementara itu, kondisi medis yang menyebabkan gejala anus gatal di antaranya adalah diare, wasir, infeksi parasite, infeksi menular seksual, infeksi bakteri, infeksi jamur, fisura anus, dan tumor anus. Obat-obatan yang menyebabkan diare seperti laxative dan makanan seperti coklat, makanan pedas, minum berkafein, tomat, dan buah sitrus juga dapat menyebabkan anus gatal. 

Gejala anus gatal jarang berupa kegawatdaruratan medis. Pengecualian adalah ketika Anda mengalami pendarahan pada dubur. Pendarahan dapat berupa gejala adanya perdarahan gastrointestinal yang sedang terjadi. Buatlah kunjungan ke dokter apabila anus gatal mengganggu aktivitas sehari-hari Anda ataupun bertambah parah ketika telah mendapatkan perawatan. 

Perawatan dan pencegahan

Apabila anus gatal disebabkan oleh infeksi, dokter dapat meresepkan obat antijamur, antibakteri, atau antiparasit untuk membunuh organisme yang menyebabkan gatal. Salep resep yang memiliki dosis steroid tinggi juga dapat mengurangi gatal dan peradangan. Sementara itu, ambeien yang menyebabkan anus gatal dapat membutuhkan perawatan yang lebih invasif, seperti “banding” untuk memperkecil ambeien atau mengangkatnya menggunakan prosedur bedah medis. Anda juga perlu menghindari makanan atau obat-obatan yang dapat menyebabkan gatal pada anus. 

Anda bisa melakukan beberapa langkah perawatan rumahan untuk mengatasi anus gatal. Lakukan hal-hal berikut ini, seperti:

  • Oleskan petroleum jelly pada daerah yang gatal
  • Bersihkan daerah yang gatal dengan air serta waslap lembut saat mandi
  • Keringkan daerah anus dengan menyeluruh setelah menggunakan toilet atau kamar mandi
  • Hindari menggaruk daerah anus saat gatal
  • Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi ataupun pewarna, karena kedua hal tersebut dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan reaksi alergi
  • Gunakan kertas toilet yang tidak mengandung pewarna atau pemutih yang dapat mengiritasi kulit
  • Kenakan pakaian yang terbuat dari bahan katun lembut dan tidak terlalu ketat

Anda juga bisa mencoba “sitz bath”. Saat sitz bath, Anda menempatkan pantat dan panggul ke dalam air hangat selama 20 menit. Duduk dalam sitz bath setelah buang air besar dapat membantu mengurangi iritasi dan anus gatal. Selalu bersihkan daerah anus dengan lembut dan hingga kering setelah mandi. Anda juga bisa membeli beberapa krim topikal OTC untuk mengatasi anus gatal. Beberapa krim tersebut di antaranya adalah zinc oxide, krim hydrocortisone, atau krim capsaicin topikal. 

Mencegah lebih baik dari mengobati. Dengan melakukan gaya hidup yang sehat, Anda dapat mencegah anus gatal. Beberapa teknik pencegahan tersebut di antaranya adalah menjaga diet yang sehat dan berolahraga secara rutin. Makan makanan sehat dan melakukan olahraga dengan teratur dapat meningkatkan sistem pencernaan guna mencegah diare serta ambeien. Anda juga perlu menjaga kebersihan diri dengan baik. Tubuh yang bersih dapat mencegah anus gatal. Jangan menggaruk bagian anus dan pastikan anus tetap bersih dan kering. Anus gatal merupakan gejala ringan yang umum dijumpai dan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*