Hidup Sehat

Menilik Ciri dan Karakter Jenis Beras yang Dapat Dikonsumsi

Sebagai orang Indonesia, makanan sehari-hari yang umumnya dikonsumsi adalah nasi. Beras telah menjadi bahan pokok utama di Indonesia. Bahkan sebagian orang beranggapan bahwa “belum makan, kalau belum makan nasi”, menegaskan begitu pentingnya peran beras bagi kebutuhan makanan masyarakat Indonesia. Jika biasanya sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi beras putih, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa jenis beras yang tak kalah bergizi?

Kandungan gizi yang terdapat dalam beras, antara lain karbohidrat, mineral, protein, lemak, dan serat baik bagi tubuh. Ternyata tiap jenis beras yang berbeda dari segi awarna, rasa, dan nilai gizi, sama-sama mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh. Lalu, apa saja jenis beras yang dapat Anda konsumsi? Mari simak informasi lengkapnya berikut.

Jenis beras yang perlu Anda kenali

Terdapat ribuan varietas beras yang tersedia. Di antaranya terdapat lima jenis beras yang umum dikonsumsi dengan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan manusia.

  • Beras putih

Tentu Anda tidak asing dengan jenis beras ini, bukan? Beras putih merupakan jenis beras yang paling umum dikonsumsi sebagai makanan pokok sebagian besar orang Indonesia. Sebelum beras laik untuk dikonsumsi, kulit dan dedak beras harus dibersihkan terlebih dulu. Tujuannya tidak lain untuk memperpanjang usia simpan beras. Walaupun begitu, akibat proses ini, terdapat beberapa senyawa dan nutrisi baik yang hilang.

Tidak perlu khawatir. Beras putih masih tetap bermanfaat untuk tubuh kok. Kandungan yang ada di dalamnya, yaitu protein, antioksidan, vitamin, serat, dan mineral dalam jumlah yang lebih rendah. Walaupun kaya akan zat bergizi, beras putih memberikan efek yang cukup signifikan terhadap kadar gula darah. Bagi penderita diabetes, tentunya mengonsumsi jenis beras putih ini perlu diwaspadai.

  • Beras hitam

Pernahkah Anda mendengar tentang jenis beras hitam? Sesuai dengan sebutannya, beras hitam memiliki ciri warna hitam pekat dan akan berubah menjadi keunguan ketika diolah.

Dari sebuah penelitian, disebutkan bahwa beras hitam memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi di antara semua varietas beras. Antioksidan ini dapat berfungsi sebagai pelindung sel tubuh dari segala kerusakan yang disebabkan radikal bebas.

Beras hitam juga memiliki kandungan antiradang yang kuat, bahkan jenis beras ini juga memiliki sifat antikanker yang mampu menurunkan risiko terjadinya kanker.

  • Beras merah

Beberapa orang memilih jenis beras dibanding dengan beras putih, karena memiliki kandungan protein dan serat yang lebih tinggi. Selain itu, di dalam beras merah juga terdapat kandungan antioksidan flavonoid yang mencakup zat anthocyanins apigenin, myricetin, dan quercetin.

Flavonoid ini dipercayai dapat mengurangi peradangan yang terjadi pada tubuh. Selain itu, beras merah juga dipercaya dapat menangkal radikal bebas secara efektif.

  • Beras cokelat

Jenis beras yang satu ini umumnya dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet. Kandungan protein dan serat dalam beras cokelat lebih tinggi dibanding dengan beras putih. Dengan begitu, seseorang akan lebih cepat merasa kenyang, sehingga dapat mengontrol porsi makanannya.

Kandungan lain yang ada dalam beras cokelat, yaitu flavonoid antioksidan apigenin, quercetin, dan luteolin. Ketiga senyawa ini dipercaya dapat mencegah risiko penyakit tertentu, seperti jantung dan kanker. Selain itu, beras cokelat juga dapat membantu seseorang, terutama pasien diabetes, dalam mengontrol kadar gula darah dan insulin.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*