Hidup Sehat

Manfaat Minyak Kayu Manis Untuk Rambut

Aroma kayu manis selalu mengingatkan dengan kenangan indah akan makanan lezat. Namun ternyata, kayu manis bisa dijadikan sebagai minyak kayu manis.

Selain dihargai karena aromanya yang subur, minyak kayu manis juga terkait dengan beberapa manfaat kesehatan dan kecantikan. 

Kayu manis dalam berbagai bentuk telah dipelajari untuk pengaruhnya terhadap pengendalian infeksi, manajemen gula darah, dan kondisi lainnya. Minyak kayu manis sendiri memiliki manfaat seperti:

  • Antibakteri
  • Antijamur
  • Antidiabetik
  • Sifat antioksidan

Minyak kayu manis dipercaya berguna untuk kesehatan rambut. Minyak kayu manis dapat mengatasi berbagai masalah rambut seperti penipisan rambut, rambut rontok, dan ketombe serta dapat juga merangsang pertumbuhan rambut Anda.

Minyak ini sangat populer untuk mengobati masalah rambut dan menjadi pilihan terbaik karena minyak kayu manis sangat alami dan kuat. Minyak kayu manis membantu menenangkan kulit kepala dan juga membantu memberantas ketombe dan gatal.

Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan kayu manis dengan pertumbuhan rambut pada manusia. Terdapat penelitian pada tikus yang menemukan beberapa penebalan dan pertumbuhan rambut ketika menggunakan kayu manis.

Selain itu, masker yang terbuat dari kayu manis, minyak zaitun, dan madu mungkin efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan penebalan rambut Anda. 

Penggunaan masker ini secara teratur memperkuat folikel rambut, mengurangi kusut, dan menghilangkan kerusakan rambut Anda. Masker adalah stimulator pertumbuhan rambut yang bagus. Masker kayu manis kaya akan kolin yang melembabkan kulit kepala, vitamin yang memperkuat pembuluh darah dan meregenerasi sel kulit serta mengaktifkan sirkulasi darah.

Meskipun memiliki berbagai manfaat, minyak kayu manis sangat kuat, dan mudah digunakan terlalu banyak. Efek samping dan reaksi termasuk ruam atau rasa terbakar pada kulit bisa saja terjadi.

Sangat penting untuk mengencerkan minyak kayu manis dengan minyak pembawa, sebelum digunakan. Coba gunakan satu tetes minyak esensial kayu manis ke dua cangkir atau lebih minyak pembawa, seperti minyak zaitun, almond, jojoba, atau minyak wijen.

Jangan pernah menggosok atau memijat minyak kayu manis langsung pada kulit kecuali jika diencerkan dengan minyak pembawa atau minyak lain.

Minyak kayu manis memiliki beragam manfaat kesehatan dan kecantikan. Hal ini dapat digunakan sebagai agen antibakteri dan antijamur, juga dapat digunakan dalam aromaterapi sebagai relaksan. Minyak kayu manis sangat kuat sehingga harus digunakan dengan sedikit.

Read More
Hidup Sehat

Maladaptive Daydreaming, Gangguan Mental atau Bukan?

Memimpikan sesuatu adalah hal yang normal. Akan tetapi, sebagian orang mungkin memikirkan mimpi mereka terlalu sering hingga jadi sering melamun. Kondisi inilah yang dinamakan dengan maladaptive daydreaming.

ma

Apa itu maladaptive daydreaming?

Daydreaming atau melamun bisa memberi sensasi rasa senang dalam pikiran ketika memikirkan suatu kegiatan atau aktivitas tertentu. Hal ini bisa terjadi karena Anda memikirkan atau membayangkan sesuatu yang Anda harapkan.

Sebenarnya, melamun adalah bagian dari kreativitas dan proses berimajinasi. Hanya saja, jika dilakukan secara berlebihan, dapat mempengaruhi kemampuan otak Anda untuk bekerja dengan normal pada realita.

Maladaptive daydreaming bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya pengalaman traumatis atau pelecehan yang pernah dirasakan. Melamun menjadi strategi mengatasi pengalaman buruk tersebut untuk melarikan diri dari kenyataan.

Secara tidak langsung, kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis. Akan tetapi, kondisi ini tidak dikategorikan sebagai gangguan kesehatan mental. Namun, menurut para ahli, kondisi ini dapat berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari dan harus ditangani secara serius.

Gejala maladaptive daydreaming

Tanda utama dari kondisi ini adalah seringnya melamun secara berlebihan. Akan tetapi, ada beberapa gejala lainnya yang dialami oleh penderita maladaptive daydreaming, seperti:

  • Melakukan gerakan berulang saat melamun, seperti berjalan mondar-mandir, berputar, menggoyangkan sesuatu di tangan, dan lain sebagainya.
  • Melamun terjadi langsung setelah membaca buku, menonton film, bermain video game, dan lain sebagainya.
  • Isi lamunan mendetail dan rumit, alurnya hampir serupa dengan apa yang ditonton di TV atau dibaca pada novel.
  • Bisa tertawa, menangis, dan berbicara secara tiba-tiba.
  • Melamun sudah sangat sering dilakukan sejak usia anak-anak sampai dewasa.
  • Melamun sambil berbaring di tempat tidur selama berjam-jam.
  • Kesulitan tidur di malam hari.
  • Kesulitan menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
  • Melamun dalam jangka waktu yang lama, bahkan hingga berjam-jam.

Sebagian dari gejala kondisi ini hampir serupa dengan beberapa gangguan mental. Akan tetapi, maladaptive daydreaming bukanlah gangguan kesehatan mental.

Saat penderita tertawa atau menangis secara tiba-tiba, mereka melakukannya secara sadar.  Mereka mampu membedakan dengan jelas mana yang merupakan realita dan mana khayalan sendiri.

Bahaya kondisi maladaptive daydreaming

Sebenarnya sulit untuk mendeteksi bahaya dari kondisi ini karena kondisi ini berbeda dengan gangguan kesehatan mental. Belum ada penelitian yang bisa dengan jelas menggambarkan komplikasi dari penderita kondisi ini.

Akan tetapi, sebagian penderita maladaptive daydreaming juga menderita gangguan kesehatan mental, seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), depresi, dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Meski begitu tidak ada penelitian yang bisa menjelaskan korelasi antara ketiga gangguan kesehatan mental tersebut dengan maladaptive daydreaming.

Walaupun kondisi ini tidak termasuk sebagai gangguan kesehatan mental, gejalanya dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Sulit untuk mengatasi hal ini, terlebih jika penderita telah menderitanya dalam waktu yang cukup lama.

Mengatasi kondisi maladaptive daydreaming

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi melamun berlebihan. Pertama-tama, Anda bisa mencoba untuk mengatasi rasa lelah sehari-hari dengan lebih banyak tidur. Tidurlah dalam durasi yang cukup, yaitu minimal 7 jam setiap malamnya.

Selain itu, cobalah untuk menghindari faktor pemicu. Jika Anda lebih mudah melamun setelah membaca novel, hindarilah membaca novel selama beberapa waktu. Begitu pula jika faktor pemicu melamun Anda adalah film, tayangan televisi, atau video game.

Dengan menghindari faktor pemicu dan beristirahat yang cukup, Anda bisa mengurangi intensitas maladaptive daydreaming. Kondisi ini bisa membaik secara perlahan-lahan jika Anda sanggup melawan faktor pemicu tersebut.

Read More
Tindakan Medis

Apa itu Cosmetic Lateral Canthoplasty? Ini Penjelasannya

Cosmetic lateral canthoplasty akan membuat mata terlihat lebih besar

Merupakan salah satu jenis operasi terhadap mata yang prosesnya melibatkan penurunan sudut mata hingga membuat mata tampak terbuka lebih lebar disebut dengan nama cosmetic lateral canthoplasty. Prosedur medis ini juga dikenal dengan nama operasi kelopak mata luar, nantinya akan membentuk bagian luar dan memperbesar ukuran mata.

Proses ini bisa dikombinasikan dengan operasi kelopak mata lain apabila hal tersebut perlu untuk dilakukan, seperti misalnya pada blepharoplasty. Selain itu juga bisa diterapkan pada operasi ptosis dan operasi alis. Sementara itu dalam prosesnya, operasi ini biasanya dilakukan dengan pasien dalam keadaan di bawah pengaruh obat bius.

Cosmetic Lateral Canthoplasty

Proses pemulihan operasi ini biasanya akan ditandai dengan pasien mengalami pembengkakan atau memar pada mata yang terjadi selama tujuh hingga 10 hari. Lalu, prosedur ini juga akan memberi efek langsung pada penampilan atau estetika wajah dari pasien. Bagi seseorang yang belum pernah menjalani prosedur ini sebelumnya, berikut ini beberapa efek yang sering muncul.

  • Wajah pasien tampak lebih muda dan segar, mata terlihat lebih halus dan berbentuk seperti kacang almond.
  • Munculnya efek facelift yang terdapat di sekitar kulit kelopak mata, hingga menghilangkan penampilan mata yang terlihat lelah dan sembab.

Lantas, siapa yang membutuhkan prosedur ini dan harus menjalaninya, terdapat beberapa kondisi yang membuat pasien memilih melakukan operasi tersebut. Pada umumnya tergantung pada kondisi si pasien, biasanya mereka mengalami keadaan yang memaksa untuk bisa merubah penampilan, berikut ini beberapa di antaranya.

  • Pasien yang memiliki bentuk mata bulat dan menginginkan bentuk mata yang lebih indah dari sebelumnya.
  • Pasien memiliki kantong bawah mata dan ingin menghilangkan kesan tua yang muncul karena kantong tersebut.
  • Pasien dengan kondisi kelopak mata turun dan ingin menghilangkan kesan sembab pada mata akibat  kondisi tersebut.

Persiapan dan Prosedur

Sebelum prosedur medis dilakukan, pasien perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Nantinya, dokter akan membantu pasien dalam menentukan pilihan yang tepat dalam penanganan kelopak mata. Selain itu, dokter juga bertugas memberi penjelasan serta menjawab pertanyaan dari pasien terkait dengan prosedur yang akan dilakukan.

Yang paling sering dilakukan dokter akan menyarankan agar pasien tidak melakukan aktivitas merokok selama beberapa minggu sebelum prosedur dilakukan, hal ini berlaku pada perokok aktif. Tujuan larangan tersebut adalah agar nantinya prosedur yang dijalankan bisa terbantu, selain itu juga dapat memberi dampak terhadap pemulihan pascaoperasi yang lebih cepat.

Setelah persiapan dilakukan dengan baik oleh pasien, selanjutnya dokter akan melanjutkan proses operasi kelopak mata. Prosedur yang dilakukan tidak banyak, hanya terdiri dari beberapa langkah seperti berikut ini.

  • Pertama dokter akan menyuntikkan obat anestesi lokal pada kelopak mata, setelah itu obat suntik juga akan diberikan kepada pasien.
  • Pasien tidaka akan mengalami atau merasakan nyeri selama prosedur dijalankan karena suntikan obat tersebut.
  • Sementara dokter akan membuat sayatan setelahnya, tujuannya untuk mengatur posisi kelopak mata bawah.
  • Jika prosedur tersebut sudah selesai, langkah terakhir yang akan dilakukan oleh dokter adalah menutup sayatan dengan jahitan.

Setelah menjalani prosedur cosmetic lateral canthoplasty, pasien akan mengalami bengkak dan memar selama beberapa minggu ke depan disertai dengan gejala. Namun, gejala yang muncul akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Waktu pemulihan akan sangat bergantung pada banyaknya prosedur yang dilakukan.

Read More

Ini 5 Alasan Mengapa Seseorang Mudah Marah

Saat seseorang mudah marah atau memiliki anger issue, cenderung menjadi lebih sulit untuk mengendalikan kemarahannya. Ketika marah, sangat besar kemungkinan melakukan atau mengatakan sesuatu yang disesali kemudian hari. Kemarahan yang tidak terkendali ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik.

Ada banyak hal yang bisa memicu seseorang menjadi mudah marah, mulai dari stres berlebih yang dialaminya, masalah keluarga, hingga masalah finansial. Bahkan, ada juga yang mudah marah karena masalah seperti ketergantungan pada alkohol atau depresi. Untuk bisa mencari cara meredakan anger issue, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab seseorang mudah marah, diantaranya:

  • Depresi

Mudah marah bisa menjadi indikasi seseorang mengalami depresi. Biasanya, juga disertai dengan rasa sedih terus menurus hingga kehilangan minat terhadap hal yang sebelumnya disukai. Kondisi ini bisa berlangsung hingga dua minggu, bergantung pada tingkat depresi yang dialaminya. Anda juga perlu perhatikan jika depresi sudah menyebabkan seseorang merasakan suicidal thought atau menyakiti diri sendiri. Jika ini sudah terjadi, perlu pendampingan dari orang terdekat dan penanganan dari profesional.

  • Obsessive compulsive disorder

Obsessive compulsive disorder atau OCD adalah rasa cemas berlebih sehingga membuat penderitanya terus menerus melakukan hal secara repetitif. Dipikirannya, kerap muncul pikiran yang mengganggu atau tidak diinginkan. Salah satu gejala yang paling umum dari OCD adalah seseorang mudah marah. Bahkan ini bisa terjadi pada separuh orang dengan OCD. Rasa marah dapat muncul karena ketidakmampuan mengendalikan pikiran dan tindakan repetitif.

  • Ketergantungan dengan alkohol

Bahaya dari alkohol tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental seseorang, namun juga menyebabkan seseorang menjadi mudah marah. Bahkan, ketergantungan pada alkohol ini juga dapat membuat seseorang tidak bisa berpikir jernih dan sulit mengambil keputusan rasional. Ditambah saat muncul emosi seperti kemarahan, akan semakin sulit untuk mengendalikannya.

  • Attention deficit hyperactivity disorder

Attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD adalah gangguan perkembangan saraf yang membuat seseorang tidak bisa fokus, hiperaktif, atau kerap bertindak impulsif. Gejalanya bisa terlihat sejak kecil dan terus ada hingga tumbuh dewasa. Mudah marah atau emosi tidak stabil juga kerap dialami orang dengan ADHD. Gejala lainnya seperti sulit fokus, tidak bisa beristirahat dengan tenang, hingga tidak bisa mengelola waktu secara optimal.

  • Kepribadian ganda

Kepribadian ganda atau bipolar disorder bisa menyebabkan mood swing. Perubahan mood pada orang dengan kepribadian ganda juga bisa berupa fase mania dan depresi. Saat berada di fase depresi, orang dengan kepribadian ganda bisa menjadi lebih mudah marah.

Ketika seseorang memiliki anger issueada gejala fisik dan emosi yang muncul. Bagi orang normal, sangat wajar merasa marah karena ini termasuk salah satu bentuk emosi yang sehat. Namun ketika sudah dirasa mengganggu, perasaan mudah marah harus dikenali gejalanya seperti tekanan darah meningkat, detak jantung lebih cepat, sensasi gatal di tubuh, dan otot menjadi tegang. Selain ciri-ciri fisik di atas, anger issue juga memunculkan gejala emosi. Hal ini bisa terjadi sebelum, saat atau sesudah merasa marah.

Read More
Hidup Sehat

Mau Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online? Ini Caranya

Kartu BPJS kesehatan selalu diberikan ketika Anda telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS. Dalam kartu BPJS kesehatan tertera nomor BPJS kesehatan, nama, tanggal lahir, NIK, dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta kelas rawat Anda. Sebenarnya, pemerintah sudah tidak mewajibkan peserta BPJS kesehatan untuk mencetak kartu, karena sudah ada sistem e-ID, yaitu elektronik identitas. Kartu BPJS kesehatan ini akan memudahkan pesertanya saat berobat ke fasilitas kesehatan yang telah melakukan kerja sama dengan Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

kartu bpjs

Cara cetak kartu BPJS kesehatan secara online.

Dibuatnya e-ID ini untuk mengatasi kendala dalam menerbitkan kartu BPJS kesehatan, serta meningkatkan pelayanan dari fasilitas kesehatan. Kartu e-ID BPJS kesehatan dapat dicetak sendiri secara online. Sebelumnya, Anda harus terdaftar dulu di aplikasi BPJS kesehatan. Soft copy kartu BPJS kesehatan akan dikirim melalui email dan Anda bisa cetak dalam bentuk hard copy.  

Langkah-langkah mencetak kartu BPJS kesehatan secara online.

  • Pastikan Anda telah mengunduh aplikasi BPJS kesehatan di PlayStore (Android) atau Appstore (iOs).
  • JIka belum pernah mendaftar sebelumnya, maka lakukan pendaftaran untuk membuat akun di aplikasi BPJS. Anda dapat mengikuti langkah-langkah yang tertera pada aplikasi.
  • Setelah akun  Anda aktif, yang pertama kali muncul adalah beranda atau halaman utama. Pilih menu Peserta, akan ada 4 menu yang muncul, yaitu Peserta, Ubah Data Peserta, Kartu Peserta, dan Pendaftaran Peserta.
  • Pilih menu Kartu Peserta.
  • Anda akan diarahkan ke halaman yang berisi kartu BPJS kesehatan, kemudian pilih ikon email.
  • Muncul pertanyaan apakah ingin mengirim kartu ke email atau tidak, lalu pilih ya.
  • Sekarang, coba cek email Anda. Cari email yang masuk dengan Kartu e-ID BPJS kesehatan dan unduh soft copy kartunya.
  • Kartu BPJS kesehatan online Anda siap dicetak.

Lalu, bagaimana jika kartu BPJS kesehatan Anda hilang?

Tenang, apabila kartu BPJS Anda hilang atau rusak, Anda masih bisa mencetak ulang kartu tersebut. Dengan syarat, Anda harus memiliki e-ID dan sudah membayar iuran minimal sekali. Namun, jika ternyata Anda belum memiliki e-ID, maka pengurusan kartu bisa langsung dilakukan ke kantor cabang atau pusat BPJS kesehatan. Langkah-langkah cetak ulang kartu BPJS yang hilang atau rusak adalah sebagai berikut.

  • Login ke aplikasi BPJS kesehatan dengan akun Anda yang aktif.
  • Muncul halaman awal atau beranda. Pilih menu Peserta, akan ada 4 menu yang muncul, yaitu Peserta, Ubah Data Peserta, Kartu Peserta, dan Pendaftaran Peserta.
  • Pilih menu Ubah Data Peserta, lalu pilih peserta BPJS kesehatan mandiri. Muncul beberapa opsi, pilih cetak kartu e-ID BPJS kesehatan.
  • Periksa kembali seluruh data. Jika sudah benar, pilih ikon email.
  • Muncul pertanyaan apakah ingin mengirim kartu ke email atau tidak, lalu pilih ya.
  • Sekarang, coba cek email Anda. Cari email yang masuk dengan Kartu e-ID BPJS kesehatan dan unduh soft copy kartunya. Jika tidak ditemukan di dalam inbox, Anda bisa cek di spam email.
  • Kartu BPJS kesehatan online Anda siap dicetak.

Catatan dari SehatQ

Jika Anda belum dapat melakukan cetak kartu BPJS kesehatan secara online, maka bisa diurus langsung ke kantor BPJS kesehatan terdekat. Jangan lupa, bawa seluruh dokumen yang diperlukan, seperti KTP, KK, dan surat pernyataan kartu hilang dari polisi yang ditandatangani dengan matrai 6000. Anda juga dapat mengurus sekalian e-ID jika belum memilikinya untuk memudahkan Anda jika ingin mencetak ulang kartu BPJS kesehatan di kemudian hari.

Read More
Hidup Sehat

Menilik Ciri dan Karakter Jenis Beras yang Dapat Dikonsumsi

Sebagai orang Indonesia, makanan sehari-hari yang umumnya dikonsumsi adalah nasi. Beras telah menjadi bahan pokok utama di Indonesia. Bahkan sebagian orang beranggapan bahwa “belum makan, kalau belum makan nasi”, menegaskan begitu pentingnya peran beras bagi kebutuhan makanan masyarakat Indonesia. Jika biasanya sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi beras putih, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa jenis beras yang tak kalah bergizi?

Kandungan gizi yang terdapat dalam beras, antara lain karbohidrat, mineral, protein, lemak, dan serat baik bagi tubuh. Ternyata tiap jenis beras yang berbeda dari segi awarna, rasa, dan nilai gizi, sama-sama mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh. Lalu, apa saja jenis beras yang dapat Anda konsumsi? Mari simak informasi lengkapnya berikut.

Jenis beras yang perlu Anda kenali

Terdapat ribuan varietas beras yang tersedia. Di antaranya terdapat lima jenis beras yang umum dikonsumsi dengan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan manusia.

  • Beras putih

Tentu Anda tidak asing dengan jenis beras ini, bukan? Beras putih merupakan jenis beras yang paling umum dikonsumsi sebagai makanan pokok sebagian besar orang Indonesia. Sebelum beras laik untuk dikonsumsi, kulit dan dedak beras harus dibersihkan terlebih dulu. Tujuannya tidak lain untuk memperpanjang usia simpan beras. Walaupun begitu, akibat proses ini, terdapat beberapa senyawa dan nutrisi baik yang hilang.

Tidak perlu khawatir. Beras putih masih tetap bermanfaat untuk tubuh kok. Kandungan yang ada di dalamnya, yaitu protein, antioksidan, vitamin, serat, dan mineral dalam jumlah yang lebih rendah. Walaupun kaya akan zat bergizi, beras putih memberikan efek yang cukup signifikan terhadap kadar gula darah. Bagi penderita diabetes, tentunya mengonsumsi jenis beras putih ini perlu diwaspadai.

  • Beras hitam

Pernahkah Anda mendengar tentang jenis beras hitam? Sesuai dengan sebutannya, beras hitam memiliki ciri warna hitam pekat dan akan berubah menjadi keunguan ketika diolah.

Dari sebuah penelitian, disebutkan bahwa beras hitam memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi di antara semua varietas beras. Antioksidan ini dapat berfungsi sebagai pelindung sel tubuh dari segala kerusakan yang disebabkan radikal bebas.

Beras hitam juga memiliki kandungan antiradang yang kuat, bahkan jenis beras ini juga memiliki sifat antikanker yang mampu menurunkan risiko terjadinya kanker.

  • Beras merah

Beberapa orang memilih jenis beras dibanding dengan beras putih, karena memiliki kandungan protein dan serat yang lebih tinggi. Selain itu, di dalam beras merah juga terdapat kandungan antioksidan flavonoid yang mencakup zat anthocyanins apigenin, myricetin, dan quercetin.

Flavonoid ini dipercayai dapat mengurangi peradangan yang terjadi pada tubuh. Selain itu, beras merah juga dipercaya dapat menangkal radikal bebas secara efektif.

  • Beras cokelat

Jenis beras yang satu ini umumnya dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet. Kandungan protein dan serat dalam beras cokelat lebih tinggi dibanding dengan beras putih. Dengan begitu, seseorang akan lebih cepat merasa kenyang, sehingga dapat mengontrol porsi makanannya.

Kandungan lain yang ada dalam beras cokelat, yaitu flavonoid antioksidan apigenin, quercetin, dan luteolin. Ketiga senyawa ini dipercaya dapat mencegah risiko penyakit tertentu, seperti jantung dan kanker. Selain itu, beras cokelat juga dapat membantu seseorang, terutama pasien diabetes, dalam mengontrol kadar gula darah dan insulin.

Read More
Uncategorized

Hindari Masker di Dagu untuk Perlindungan Lebih Efektif

Pakai masker di dagu sampai ke leher bisa meningkatkan risiko penularan virus corona

Pada akhir tahun 2019, novel coronavirus muncul di Cina. Sejak saat itu, virus ini dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Novel coronavirus ini disebut dengan nama SARS-CoV-2 dengan penyakitnya yang disebut COVID-19. Meskipun banyak orang dengan COVID-19 menderita gejala yang ringan, tidak sedikit yang menunjukkan tanda-tanda parah seperti kesulitan bernapas, pneumonia, dan kegagalan pernapasan, dengan orang yang lebih tua dan menderita kondisi kesehatan tertentu memiliki risiko paling tinggi. Anda mungkin sudah mendengar bahwa guna mencegah infeksi dan penularan, pemakaian masker sangat direkomendasikan, terutama apabila Anda keluar rumah dan mengunjungi tempat-tempat publik. Pemakaian masker ini tentunya harus tepat, dan Anda perlu menghindari memakai masker di dagu untuk proteksi lebih efektif. Namun, apakah dengan memakai masker dengan baik dan benar saja efektif dalam mencegah penyebaran penyakit COVID-19?

Jenis-jenis masker wajah

Ketika Anda mendengar istilah masker pencegahan COVI-19, sering Anda akan memikirkan tiga jenis masker yaitu masker kain, masker medis, dan masker N95. 

  • Masker kain

Untuk mencegah penyebaran virus dari orang-orang yang tidak menunjukkan tanda-tanda apapun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) saat ini merekomendasikan penggunaan masker kain yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Rekomendasi ini terutama sangat dianjurkan untuk diikuti apabila Anda sedang berada di tempat-tempat publik di mana sulit untuk menjaga jarak 2 meter. Rekomendasi ini merupakan tambahan dari menjaga jarak fisik atau “physical distancing” dan melakukan praktik kebersihan yang baik seperti mencuci tangan. Selain itu, rekomendasi penggunaan masker di antaranya adalah memakai masker di ruang publik seperti apotek dan pasar. Jangan memakai masker di dagu atau untuk anak-anak usia 2 tahun ke bawah, orang-orang yang memiliki gangguan pernapasan, orang yang tidak sadarkan diri, dan mereka yang kesulitan melepaskan masker seorang diri. Anda juga dianjurkan untuk memakai masker kain, alih-alih masker N95 atau masker medis, karena keduanya sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis. 

  • Masker bedah medis

Masker bedah merupakan masker sekali pakai yang longgar dan dapat menutupi hidung, mulut, dan dagu. Masker ini digunakan untuk melindungi pemakainya dari semprotan, cipratan, dan partikel besar droplet; dan mencegah penularan cairan pengeluaran yang berpotensi menular lewat pernapasan dari pemakai ke orang lain. 

  • Respirator N95

Masker jenis ini lebih ketat dibandingkan dengan masker yang lainnya. Selain dapat melindungi pemakainya dari semprotan, cipratan, dan droplet yang besar, respirator dapat menyaring sekitar 95 persen partikel kecil seperti virus dan bakteri. 

Memakai masker apakah efektif melindungi pemakainya dari COVID-19?

Virus SARS-CoV-2 ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat droplet pernapasan. Droplet ini tercipta ketika seseorang yang memiliki virus di tubuhnya menghembuskan napas, berbicara, batuk, ataupun bersin. Anda dapat tertular virus COVID-19 apabila Anda menghirup droplet tersebut. Selain itu, droplet pernapasan yang mengandung virus juga dapat mendarat dan bersarang di permukaan atau benda di sekitar Anda. Saat Anda menyentuh permukaan dan benda yang tercemar SARS-CoV-2 kemudian menyentuh mulut, hidung, dan mata, Anda bisa tertular COVID-19. 

Masker kain menawarkan perlindungan yang paling kecil namun tetap dapat membantu pencegahan penularan SARS-CoV-2 pada orang-orang yang tidak menunjukkan gejala. Masker bedah dan N95 lebih efektif dalam mencegah penyebaran. Namun, apabila pemakaian ketiga masker di dagu dan tidak benar, penularan dan penyebaran penyakit dapat terjadi.

Read More
Hidup Sehat

Pola Hidup yang Mampu Cegah Gigi Kuning

Percaya tidak percaya, warna gigi bisa sangat memengaruhi tingkat kepercayaan diri Anda. Normalnya warna gigi berwarna putih gading. Orang-orang yang memiliki warna gigi demikian cenderug lebih mudah untuk tersenyum sehingga interaksi dengan orang lain menjadi lebih lancar. Sebaliknya jika Anda termasuk yang memiliki gigi kuning, perasaan minder untuk tersenyum dan berinteraksi dengan orang sangat mungkin terjadi sebab menyadari tidak sempurnanya warna gigi.

Apalagi sebenanrya, gigi kuning bukan hanya menandakan adanya perubahan pada gigi Anda. Gigi kuning juga mengindikasikan kondisi kesehatan gigi dan mulut yang cenderung kurang. Umumnya orang-orang yang memiliki gigi kuning juga bermasalah dengan bau mulut.

Untuk itu, menjaga kesehatan gigi dengan tetap menjaga tampilan warnanya menjadi sesuatu yang tidak boleh dipandang remeh. Berbagai tindakan pencegahan gigi kuning pun baiknya mulai Anda lakukan dari sekarang. Nyatanya cara mencegah gigi agar warnanya tidak berubah ke arah kekuningan tidaklah terlalu sulit dan semua upaya pencegahan hanya berhubungan dengan pola hidup Anda sehari-hari.

  1. Kurangi Konsumsi Teh dan Kopi

Mengonsumsi teh atau kopi secara rutin dalam jumlah yang terkontrol tiap harinya memang memiliki beberapa efek kesehatan yang baik. Kedua minuman ini juga dipercaya mampu mereduksi tingkat stres sehingga Anda lebih rileks. Akan tetapi, teh dan kopi pulalah yang membuat Anda rentan mengalami gigi kuning. Cobalah mengurangi konsumsi kedua minuman ini guna bisa mempertahankan keputihan gigi Anda.

  • Rajin Membersihkan Gigi

Anda termasuk orang yang malas atau rajin membersihkan gigi dengan sikat ataupun benang? Jika termasuk orang yang malas, cobalah untuk berbenah dan mulai rajin membersihkan gigi minimal 2 kali sehari. Pasalnya, kerajinan membersihkan gigi sangat memengaruhi warna gigi Anda. Orang yang jarang membersihkan gigi cenderung membiarkan plak menempel di gigi sehingga warna gigi bisa berubah menjadi kuning. Masalah bau mulut sampai kerusakan gigi pun menanti bagi Anda yang malas membersihkan gigi.

  • Berhenti Merokok

Coba perhatikan gigi para perokok aktif? Apakah Anda menyadari warna gigi mereka tampak lebih kuning? Apakah Anda termasuk dalam kelompok tersebut? Merokok memang cenderung membuat masalah gigi, termasuk mengubah warna gigi menjadi kuning karena banyaknya zat kimia yang terkandung dalam tiap batangnya. Berhenti merokok pun menjadi cara tepat untuk menghindari masalah gigi kuning bagi Anda.

  • Gunakan Obat Kumur

Guna membantu menjaga warna gigi Anda tetap seputih gading, cobalah membiasakan diri untuk menggunakan obat kumur. Penggunaan obat kumur bisa membanti menghilangkan plak-plak yang menempel di dinding yang menjadi penyebab gigi kuning. Setidaknya sebagai upaya pencegahan agar tidak terkena gigi kuning, baiknya Anda mengumur obat berbahan antiseptik minimal sekali tiap harinya.

  • Pertimbangkan Pasta Gigi Pemutih

Untuk mencegah gigi kuning, tentunya Anda harus melakukan upaya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan keputihan gigi. Salah satu cara yang bisa Anda tempuh adalah menggunakan pasta gigi pemutih. Namun, tidak perlu setiap hari menggunakan pasti gigi jenis ini. Anda cukup menggunakan pasta gigi pemutih untuk menggosok gigi sebanyak 2—3 kali dalam seminggu. Selebihnya, Anda tetap menggunakan pasta gigi biasa yang lebih berfokus pada kesehatan gigi.

  • Hindari Obat-obatan Tertentu

Salah satu penyebab gigi kuning adalah pengonsusmian obat-obatan seperti tetrasiklin dan doksisiklin pada masa kecil. Untuk mencegah warna gigi berubah, Anda bisa menghindari penggunaan obat-obatan tersebut. Penggunaan beberapa suplemen yang rentan memberikan perubahan warna pada gigi pun patut Anda batasi.

*** Tidak sulit bukan mencegah gigi kuning? Dengan menerapkan pola hidup di atas, Anda bisa menjaga warna gigi Anda agar tetap seputih gading.

Read More
Penyakit

Bisakah Anak-Anak Terserang Ulkus Kornea?

Mata terdiri dari begitu banyak organ atau bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Satu sama lain “bekerja” sesuai dengan fungsinya dan saling berkaitan sehingga kita bisa melihat. Salah satu bagian penting dari mata adalah kornea. Masalahnya, kornea bisa terserang berbagai gangguan kesehatan, salah satunya ulkus kornea.

Ulkus dapat dimengerti sebagai sebuah luka di permukaan selaput lendir. Karena kornea juga merupakan selaput, ada kemungkinan ia juga terkena ulkus. Dengan begitu dapat dipahami bahwa ulkus kornea adalah luka terbuka pada bagian kornea mata.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, selama mereka memiliki faktor risiko. Ada banyak kemungkinan di balik terjadinya ulkus kornea. Biasanya dipicu oleh suatu keadaan trauma benda asing.

Anak-anak yang masih belum memiliki kontrol yang matang terhadap dirinya berisiko besar mengalami kejadian-kejadian yang bisa menyebabkan terjadinya luka, seperti tertusuk sesuatu atau kemasukan benda asing lain.

Kondisi akan berkembang menjadi ulkus kornea jika trauma atau luka itu tidak tak tertangani dengan cepat dan tepat. Keterlambatan penanganan akan menyebabkan mikroorganisme masuk ke dalam kornea sehingga terjadi infeksi atau peradangan.

Selain itu, beberapa kondisi kesehatan lain yang terjadi di mata juga dapat berujung pada kondisi ulkus kornea, seperti acanthamoeba keratitis; herpes simplex keratitis, atau keratitis jamur. Biasanya anak-anak atau orang yang mulai mengalami kondisi ulkus kornea akan merasakan gatal di matanya. Selain itu, mata memerah dan berair atau beberapa gejala fisik lain menjadi gejala dari kondisi yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan penglihatannya tersebut.

  • Apa yang Bisa Orang Tua Lakukan pada Kondisi Ulkus Kornea Anak?

Orang tua harus waspada dan sigap ketika anak mulai mengalami beberapa gejala ulkus kornea. Ketika gejala seperti yang telah disebutkan di atas dirasakan oleh anak, pastikan mereka tidak menggaruk atau mengucek bagian matanya karena justru dapat memperparah gejalanya.

Terkadang anak merasa pandangan matanya kabur dan beberapa di antaranya disertai munculnya bintik putih pada bagian kornea. Mata yang terasa sakit juga menjadi tanda yang harus dijadikan peringatan bagi para orang tua. Jika anak sudah mengeluhkan kondisi matanya lebih sensitif terhadap cahaya atau fotofobia, sebaiknya segera cari pertolongan medis.

Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan ulkus kornea pada anak, seperti pemeriksaan mata menggunakan mikroskop khusus untuk mata. Ketika anak dicurigai mengalami ulkus kornea, pemeriksaan secara biopsi juga umum dilakukan untuk memastikan penyebab ulkus kornea.

Tidak ada salahnya untuk melakukan perawatan terlebih dulu terhadap kondisi mata anak agar ulkus kornea yang dialami tidak semakin bertambah parah. Sebaiknya ajak anak untuk menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan untuk menghindari infeksi atau peradangan bertambah parah.

Ulkus kornea memang memerlukan penatalaksanaan yang tepat dan cepat untuk mencegah perluasan ulkus, karena kemungkinan kondisi mata penderita ulkus kornea tergantung pada tingkat keparahan, cepat lambatnya mendapat pengobatan, jenis dari mikroorganisme penyebab infeksi, hingga ada tidaknya komplikasi yang timbul.

  • Upaya Pencegahan Ulkus Kornea pada Anak

Seperti kata orang bijak bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati, jauh lebih penting bagi orang tua untuk mengetahui apa-apa saja yang bisa diupayakan agar anak terhindar dari ulkus kornea.

Orang tua hanya perlu mengenali berbagai kemungkinan penyebab dan berusaha menjaga agar anak tak mengalami luka di bagian mata. Selain itu, asupan nutrisi yang baik dan cukup untuk mata, seperti vitamin A, juga perlu diperhatikan.

Anak yang tidak mendapatkan cukup asupan vitamin A jauh lebih rentan terserang ulkus kornea ketimbang mereka yang mendapatkan asupan vitamin A dengan baik. Selain itu, memenuhi kebutuhan nutrisi serta gizi anak juga penting untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuhnya secara keseluruhan.

Read More

Megakolon Kongenital : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Megakolon kongenital adalah kelainan pada saluran pencernaan usus besar yang menyebabkan seseorang tidak dapat mengeluarkan tinja atau feses. Dalam istilah medis disebut juga dengan hirschsprung disease. Penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir yang cukup langka terjadi. Diperkirakan 1 dari 5000 anak yang baru lahir mengalami megakolon kongenital, dengan frekuensi lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Biasanya, kasus ini berisiko tinggi terjadi pada bayi dengan riwayat penyakit yang sama atau memiliki penyakit Down Syndrome.

Apa penyebab megakolon kongenital?

Diduga, penyakit megakolon kongenital yang terjadi pada anak ini disebabkan oleh kelainan pada sel-sel dinding saluran pencernaan bagian bawah, yaitu kolon (usus besar) dan rektum. Gangguan ini mengakibatkan saraf parasimpatis yang menggerakkan otot-otot pada saluran tersebut menjadi tidak aktif (aganglion). Akibatnya, gerak peristaltik usus jadi hilang.

Jika gerak peristaltik usus tidak ada, maka pembentukan dan pergerakan feses di usus hingga ke rektum jadi terlambat. Lama-kelamaan, terjadi pelebaran atau distensi kolon yang dapat menyebabkan kerusakan usus akut maupun kronis. Hal ini bergantung juga dengan seberapa panjang usus yang mengalami aganglion. Oleh sebab itu, jika seorang bayi yang baru lahir mengalami megakolon kongenital, maka feses akan menumpuk di usus besar dan bayi tidak bisa BAB.

Bagaimana cara mengetahui jika seorang anak mengalami megakolon kongenital?

Umumnya, 90% bayi yang lahir dengan normal akan mengeluarkan mekonium, yaitu tinja pertama setelah lahir dalam waktu 24 jam pertama. Sebaliknya, lebih dari 90% bayi yang mengalami megakolon kongenital akan mengeluarkan fesesnya dalam waktu lebih dari 24 jam. Biasanya, disertai dengan gejala di bawah ini.

  1. Muntah hijau.
  2. Distensi abdomen, yaitu kondisi dimana perut membesar akibat usus yang mengalami pelebaran karena penumpukan feses.
  3. Enterokolitis, yaitu peradangan pada usus.

Jika kasus ini terjadi pada anak atau pasien yang sudah dewasa, maka gejala yang dirasakan seperti :

  1. Susah makan.
  2. Distensi abdomen kronis.
  3. Konstipasi.
  4. Fecal impaction, yaitu kondisi tinja yang mengeras di rektum atau usus bawah akibat sembelit.
  5. Malnutrisi.
  6. Gagal tumbuh kembang.

Kasus megakolon kongenital yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat menyebabkan kematian sekitar 80% penderitanya. Penyebab kematian terbanyak adalah karena enterokolitis. Apabila kasus ditangani dengan penanganan yang cepat dan tepat, maka angka kematian dapat ditekan seminimal mungkin.

Pengobatan megakolon kongenital.

Jika seorang bayi atau anak didiagnosa megakolon kongenital, maka tindakan yang dilakukan pertama kali adalah operasi atau pembedahan. Pada sebagian besar kasus, operasi dilakukan saat bayi berusia satu bulan. Umumnya, pembedahan dilakukan dengan cara rectal washing dan kolostomi. Menurut Madjawati (2009), pembedahan dilakukan dengan 2 teknik, yaitu :

  1. Mengangkat bagian usus yang mengalami aganglion dan membuat kolostomi pada bagian usus distal yang masih normal. Kolostomi adalah lubang yang dibuat sebagai jalur keluarnya feses sementara hingga kondisi usus distal tersebut membaik.
  2. Setelah beberapa minggu atau bulan kemudian, lubang atau kolostomi ditutup. Bagian usus distal yang normal disambung lagi dengan usus bagian proksimal. Dengan ini, feses diharapkan bisa keluar melalui anus.  

Apakah ada komplikasi pasca operasi dilakukan?

Hasil penelitian Orvar Swenson di Boston, dari 82 pasien megakolon kongenital yang dioperasi, hanya 4 diantaranya yang mengalami gangguan kemih dan 2 orang mengalami infeksi ringan pasca operasi. Beberapa anak yang berusia kurang dari 3 tahun mengalami diare. Hal ini bisa diatasi dengan pemberian larutan garam setiap hari selama 4-5 hari untuk mengatasi diare. Selain itu, gejala muntah dan distensi perut mereda, serta bayi bisa bergerak secara normal. Komplikasi-komplikasi tersebut belum tentu akan terjadi juga pada penderita dewasa.

Catatan

Jika Anda memiliki tanda atau gejala seperti kasus di atas, maka segera lakukan pemeriksaan langsung ke dokter. Diskusi dan konsultasikan dengan dokter cara terbaik dan efektif untuk menanganinya. Selalu lindungi kesehatan Anda dan keluarga, ya!

Read More