Suntik Putih Glutathione Apakah Efektif dan Aman?

Memiliki kulit yang putih dan cerah menjadi dambaan setiap wanita. Sayangnya, keinginan untuk mendapatkan kulit yang sempurna tersebut membuat mereka rentan menderita kondisi kesehatan yang serius, cacat, dan bahkan kematian. Salah satu cara untuk memiliki kulit yang putih adalah dengan melakukan suntik putih. Suplemen antioksidan seperti glutathione digunakan sebagai bahan suntik karena dipercaya mampu membuat kulit menjadi cerah dan lebih putih. Penyuntikan glutathione tanpa pengawasan tenaga medis professional merupakan tindakan yang ilegal dan sangat berbahaya. Namun apakah sebenarnya glutathione itu dan bahaya apa saja yang mengancam mereka yang menyalahgunakannya?

Glutathione adalah sebuah antioksidan yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Namun, penggunaan suplemen glutathione dalam bentuk suntikan tanpa persetujuan tenaga medis sebagai agen pemutih kulit dalam jumlah yang tinggi meningkat dari tahun ke tahun. Penyuntikan glutathione, atau suntik putih, ini memiliki konsekuensi kesehatan yang sangat berbahaya bagi penggunanya. Beberapa bahaya dari suntik putih tersebut (apabila dilakukan dengan cara yang salah dan tanpa pengawasan ahli) di antaranya adalah:

  • Potensi disfungsi ginjal yang dapat menyebabkan kegagalan ginjal
  • Penyuntikan udara ke dalam pembulih darah yang dapat menyebabkan embolus yang berpotensi mengancam jiwa
  • Reaksi terhadap obat-obatan mulai dari ruam kulit hingga risiko kesehatan yang lebih parah seperti sindrom Steven Johnsons yang fatal
  • Penggunaan jarum suntik yang tidak aman (daur ulang, berbagi jarum suntik) yang dapat mengakibatkan penularan virus penyakit Hepatitis B dan juga HIV
  • Penyakit-penyakit serius (seperti kanker) di kemudian hari dikarenakan zat atau kandungan yang sebenarnya dalam suntik putih yang tidak diketahui

Seberapa amankah glutathione apabila digunakan dengan cara yang benar?

Glutathione menjadi primadona industry obat-obatan alternatif. Beberapa orang menyebutnya sebagai “ibu dari semua antioksidan”. Ada beberapa studi yang menunjukkan glutathione digunakan sebagai terapi penyakit Parkinson. Selain itu, salah satu bukti ilmiah terbaik penggunaan glutathione adalah kemampuannya dalam mengurangi efek samping dari terapi kanker. Dalam hal pemutih kulit, glutathione mungkin memiliki efek anti-malanogenik. Sayangnya, belum ada bukti yang diterbitkan pada jurnal manapun tentang efek suntik putih glutathione dalam memutihkan kulit. Bahkan Database Komprehensif Obat-obatan Alami tidak memberikan komentar apapun tentang keefektifan glutathione (baik digunakan dalam bentuk suntikan ataupun oral) dalam memutihkan kulit.

Menurut Jean Jacqques Dugoua, seorang naturopath, suntikan glutathione (apabila dilakukan dalam cara yang benar) tidak hanya aman, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Glutathione membantu melawan racun yang ada di dalam tubuh, mendukung sistem saraf pusat, membantu kesuburan dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sehat. Sayangnya klaim tersebut tidak didukung dengan bukti-bukti medis yang meyakinkan. Informasi keamanan tentang suntikan glutathione hanya tersedia dalam jumlah yang sedikit. Misalnya saja, Database Komprehensif Obat-obatan Alami menyebutkan bahwa tablet dan suntikan glutathione “mungkin aman”. Kemungkinan tersebut kiranya patut dipertanyakan dan studi lebih lanjut mengenai glutathione perlu dilakukan. Oleh sebab itu, dengan sedikitnya bukti keefektifan dan keamanan suntik putih menggunakan glutathione, saran yang paling terbaik untuk konsumen yang ingin menggunakannya adalah untuk berhati-hati dan berpikir panjang, sekaligus melakukan konsultasi dengan dokter tentang suntik putih. Selain itu, produk-produk suntik putih biasanya berasal langsung dari naturopath. Kebersihan, kesterilan, dan kualitas produk tersebut patut dipertanyakan. Ditambah lagi, belum ada manfaat yang benar-benar jelas, sekaligus informasi yang lengkap perihal riisko dan bahaya glutathione.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*